PIM Menjadi Pasar Ikan Percontohan se-Indonesia




Saat meresmikan PIM di Muara Baru, Jakarta Utara, Presiden Joko Widodo menginginkan Pasar Ikan Modern di Muara Baru menjadi percontohan bagi pembangunan pasar ikan lainnya. Pasar Ikan Modern (PIM) di Muara Baru tersebut merupakan pasar ikan modern pertama di Indonesia. “Sekarang bangunan yang termodern seperti ini. Ya ini sebagai contoh pembangunan di provinsi yang lain termasuk fasilitas di dalamnya,” ujar Jokowi, Rabu (13/3/2019). Beliau telah menginstruksikan pembangunan pasar ikan modern pada Juli 2016 kepada Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP). Model pembangunannya pun diakuinya meniru Pasar Ikan Tsukiji di Tokyo, Jepang. Jokowi berharap bisa mengubah persepsi bahwa pasar ikan identik dengan kotor, becek, dan bau, Jokowi mengungkapkan penampakan bangunan cukup modern dan tidak kalah dengan tempat belanja di mal. “Saya minta agar penggunaan bangunan yang sudah modern disertai pola kerja baru dan kebiasaan baru. Kualitas ikan dijaga agar tetap segar. Mari dijaga kebersihan keamanan dan kenyamanan,” ujarnya.

Diketahui bahwa Pasar modern ini merupakan proyek milik KKP yang dikelola oleh Perum Perindo. PIM dibangun dengan dana APBN 2018 sebesar Rp150 miliar. Bangunan berlantai tiga ini dibangun pada Februari 2018 oleh BUMN kontraktor PT PP (Persero) Tbk. PIM terdiri dari 894 kios basah (wet market) dan 155 kios kering. Fasilitas lainnya yakni cold storage, food court, ruang pengepakan, Instalasi Pengolahan Limbah (IPALI), klinik, ATM , ruang pertemuan dan masjid.

Sementara itu, Direktur Utama Perum Perindo Risyanto Suanda mengungkapkan pihaknya menjamin pengelolaan Pasar Ikan Modern dilakukan secara profesional, yakni dengan menjamin mutu, kesegaran dan kesehatan serta meningkatkan citra produk perikanan Indonesia. Dengan begitu, produk kami memiliki daya tawar dan daya saing semakin kuat di pasar lokal dan luar negeri.

Posting Komentar

[facebook]

Author Name

Formulir Kontak

Nama

Email *

Pesan *

Diberdayakan oleh Blogger.