Komitmen Jokowi Dalam Tata Kawasan Perbatasan



Saat kampanye rapat terbuka di Qubu Resor di Sungai Raya, Kabupaten Kubu Raya, Kalimantan Barat, Rabu (27/3), calon presiden nomor urut 01 Joko Widodo mengajak masyarakat membandingkan pembangunan kawasan perbatasan saat ini dan masa sebelumnya.
"Saya ke Kalbar sudah 10 kali, yang lain paling banyak tiga kali, dan coba bandingkan kemajuan pembangunan Entikong (Kabupaten Sanggau), Nanga Badau (Kabupaten Kapuas Hulu), dan Aruk," kata Joko Widodo.
Ia menjelaskan, jalan-jalan maupun perbatasan Indonesia-Malaysia di wilayah Kalbar, saat ini sudah mulus dan bagus. Dalam kesempatan itu, Jokowi juga menyinggung rencana pembangunan tol mulai dari Kota Pontianak hingga ke Kota Singkawang.
"Dalam waktu dekat tim segera akan melihat terkait rencana pembangunan tol tersebut, dan akan membuat FS (feasibility study) sehingga segera diputuskan," ungkapnya.
Kemudian, menurutnya, juga akan mengkaji rencana pembangunan jembatan Sambas besar yang juga mendesak dibangun itu.
"Akan segera dikerjakan pembangunan jembatan tersebut, dan Pelabuhan Kijing yang ditargetkan tahun ini selesai, sehingga akan mendukung mobilisasi angkutan barang baik dari Kalbar maupun sebaliknya, ke luar Kalbar, katanya.
"Pembangunan tersebut biar adil, sehingga keadilan sosial bagi seluruh rakyat Indonesia bisa terwujud," sambung Jokowi, disambut suara riuh rendah ribuan massa yang hadir dalam kampanye tersebut.

Posting Komentar

[facebook]

Author Name

Formulir Kontak

Nama

Email *

Pesan *

Diberdayakan oleh Blogger.