Januari 2019



Kementerian PUPR Basuki Hadimuljono mengatakan sangat mendukung konsep "Transit Oriented Development" (TOD), guna penanganan kemacetan Jabodetabek melalui sejumlah kebijakan, mulai dari sistem transportasi terpadu, pembangunan Rusunami dengan konsep TOD, pembangunan jalan tol dan nontol.
Menurutnya pengembangan kawasan dengan mengintegrasikan moda transportasi, termasuk upaya menangani kemacetan. Konsep hunian TOD ke depannya diharapkan mampu meningkatkan pasokan rumah khususnya di perkotaan dengan harga yang relatif terjangkau dan dekat dengan moda transportasi publik.
Menteri PUPR menjelaskan, di samping untuk tujuan mengurai kemacetan serta mengurangi kekumuhan, pembangunan hunian TOD juga bisa dilakukan tidak hanya di stasiun, namun pembangunan pemukiman konsep TOD juga dapat dilakukan di kawasan lainnya yang terintegrasi dengan moda transportasi.
Kementerian PUPR bersama Kementerian Badan Usaha Milik Negara (BUMN) telah memulai pembangunan proyek Rusunami TOD sejak April 2017 di Tanjung Barat dan Depok yang diperuntukan bagi MBR dan Non MBR. Proyek TOD lainnya juga telah diluncurkan yaitu di TOD Juanda, Tanah Abang, Rawa Buntu, Jurang Mangu dan Cisauk.
Perumnas saat ini kesulitan untuk mencari tanah di kawasan perkotaan, sehingga solusinya yang paling memungkinkan yakni bekerja sama dengan BUMN. "Terutama misinya bagaimana menyediakan perumahan bagi masyarakat kecil," kata Bambang Direktur Utama Perum Perumnas.



Usai meresmikan 40 unit Rumah Khusus (Rusus) Desa Pucungrejo dan 3.813 unit rumah dari bantuan dana Program Bantuan Stimulan Perumahan Swadaya (BSPS) di Kabupaten Magelang, Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) Basuki Hadimuljono mengatakan infrastruktur kerakyatan seperti rumah bagi masyarakat berpenghasilan rendah (MBR) dan padat karya, irigasi kecil merupakan program prioritas Pemerintah.
“Rumah merupakan kebutuhan dasar bagi masyarakat untuk dapat berproduksi. Jadi akan tetap menjadi program prioritas termasuk perbaikan irigasi kecil melalui program Padat Karya Tunai agar dana yang bergulir di desa lebih banyak,” kata Menteri Basuki.
Mengingat kebutuhan perumahan di Indonesia masih sangat tinggi, disamping pembangunan jalan desa, jalan tol, jembatan bentang panjang dan bendungan. Oleh karenanya dicanangkan Program Satu Juta Rumah oleh Presiden Joko Widodo pada 29 April 2015 lalu. Kementerian PUPR membangun rumah MBR melalui Ditjen Penyediaan Perumahan seperti pembangunan rumah susun, rumah khusus, dan rumah swadaya atau BSPS bagi MBR.
“Setiap tahunnya Kementeri man PUPR memperbaiki sekitar 160 ribu unit rumah tidak layak huni (RTLH) melalui Bantuan Stimulan Perumahan Swadaya (BSPS). Tahun 2019 diprogramkan untuk perbaikan sebanyak 200 ribu unit RTLH yang ada di seluruh Indonesia,” kata Menteri Basuki.
Kemudian melalui program BSPS, masyarakat menerima bantuan uang sebesar Rp 15 juta untuk memperbaiki rumahnya. Penerima bantuan BSPS di Kabupaten Magelang tersebar di 21 desa. Anggota Komisi V DPR RI Sudjadi mengapresiasi program penyediaan perumahan Kementerian PUPR khususnya di Kabupaten Magelang.
“Sudah tak terhitung berapa banyak program kegiatan dari Kementrian PUPR di Magelang. Di bidang SDA, sejak tahun 2015 hingga 2018 telah dibangun saluran irigasi di 147 desa.'' kata Sudjadi.
Seusai peresmian, Menteri Basuki meninjau pembangunan Rusunawa yang terletak di Kecamatan Muntilan, Kabupaten Magelang yang dibangun pada bulan Juli tahun 2018 oleh Satuan Kerja Pengembangan Perumahan Direktorat Rumah Susun.
Turut hadir mendampingi Menteri Basuki yakni Dirjen Penyediaan Perumahan Khalawi Abdul Hamid, Direktur Rumah Swadaya Johny F. Subrata, Direktur Rumah Khusus Christ Robert Marbun,dan Kepala Biro Komunikasi Publik Endra S. Atmawidjaja.



KH. Ma’ruf Amin yang juga calon wakil presiden nomor urut 01 mengapresiasi dan optimistis dengan dukungan dari Partai Bulan Bintang (PBB) besutan Yusril Ihza Mahendra ini, suara untuk memenangkan dirinya dan Joko Widodo akan semakin kuat. Karena kata Belliau, PBB memiliki kekuatan Islam yang banyak. Ma’ruf Amin kepada wartawan mengatakan itu sangat bagus sekali. “Dia (PBB) juga punya potensi dan dia kekuatan islam yang cukup lumayan, dan juga punya pengaruh di masyarakat. Dengan dukungan itu, kan kita makin kuat,” ujar Ma’ruf Amin, usai membuka acara Rapat Koordinasi Nasional (Rakornas) Lembaga Dakwah Nahdatul Ulama (LDNU) di Hotel Bidakara, Pancoran, Jakarta Selatan, Senin (28/1). Keputusan PBB untuk mendukung Jokowi-Ma’ruf Amin diambil saat rapat pleno yang telah dilakukan pada 19 Januari 2019 lalu. Menurut Ketua Umum PBB yang juga tim pengacara paslon 01, Yusril Ihza Mahendra, dukungan tersebut sudah mutlak dan demokratis. “PBB telah menimbang, memutuskan untuk mendukung capres dan cawaprsz nomor urut 01, Jokowi-Ma’ruf Amin,” ucap Yusril saat Rapat Koordinasi Nasional (Rakornas) PBB di Ancol, Jakarta, Minggu (27/1). “Keputusan memberikan dukungan politik kepada Jokowi-Ma’ruf Amin bukanlah dukungan pribadi Ketum PBB, tetapi keputusan mayoritas Rapat Pleno DPP PBB tanggal 19 Januari 2019,” imbuhnya.


Yenny Wahid mengungkapkan bahwa ibunda Presiden RI Joko Widodo merupakan seorang warga Muslimat NU dan sering mengikuti pengajian di daerah tempat tinggalnya.
Putri Presiden ke-4 RI, Abdurrahman Wahid atau Gus Dur itu menilai, warga Nahdlatul Ulama (NU) memiliki kedekatan baik dengan calon presiden Joko Widodo. Hal ini disebabkan keluarga Jokowi berasal dari kalangan NU sejak dulu.
"Bapak presiden kita jelas, ibunya dari dulu sampai sekarang ikut pengajian Muslimat NU di Solo. Makanya enggak heran, kalau presiden begitu fasih ikut bernyanyi Subhan Waton 'lagu NU' bersama kita semua," kata Yenny yang juga Ketua panitia Harlah Muslimat Nahdatul Ulama ke 73 itu.
Dalam sambutnya di acara Harlah Muslimat NU ke 73, Stadion Gelora Bung Karno, Senayan, Jakarta Pusat, pada Minggu lalu, Yenny menyebut jika Muslimat NU sudah berkecimpung cukup lama dalam perjalanan bangsa. Dia bahkan menegaskan para tamu undangan yang hadir di acara itu juga merupakan hasil didikan dari para wanita keluarga Muslimat NU.
"Peran Muslimat NU dalam meneguhkan Wal Jamaah sangat besar. Itu menangguhkan aswaja menguatkan bangsa bahkan menguatkan dunia," kata Yenny.
Kedekatan keluarga Jokowi dengan warga maupun Muslimat NU kata Yenny, merupakan sikap yang dihargai warga NU. “Karena memang dari dulu keluarga Pak Jokowi selalu dekat dengan NU. Saya rasa itu sikap yang banyak dihargai warga NU,” tambahnya.


Ketua DPC PDI Perjuangan Kabupaten Pasuruan, Andre Wahyudi, di hadapan Sekjen Hasto Kristiyanto dalam konsolidasi di Kantor DPC PDI Perjuangan Kota Pasuruan, Jawa Timur mengatakan, pihaknya menargetkan kemenangan pasangan Jokowi-KH Ma'ruf Amin sebesar 70 persen.
Andre menerangkan, di Pasuruan terdapat banyak organisasi Islam yang kompleks dan beragam, mulai dari NU, Wahabi, Syiah, hingga kelompok seperti FPI dan Tajul Muslimin.
Menurut Andre, ini akan menguntungkan kita, dan pihaknya akan terus bekerja untuk memperbesar kekuatan demi pemenangan pilpres 2019. Sementara untuk pemilu legislatif, DPC PDI Perjuangan Kabupaten Pasuruan menargetkan 10 kursi DPRD tingkat II. Sementara untuk DPRD Kota Pasuruan, DPC Kota Pasuruan menargetkan 6 kursi.
"Kalau target kita 10 kursi DPRD, Insya Allah bisa berbanding lurus dengan target 70 persen di pilpres," kata Andre.
Andre juga mengingatkan para Caleg PDI Perjuangan untuk mengutamakan kampanye bagi pemenangan Jokowi-Ma'ruf Amin. Para kader dan caleg juga harus mengkampanyekan Jokowi-Maruf, dan semua harus seimbang.
Kegiatan itu dilaksanakan dalam rangka Safari Kebangsaan VI menyusuri wilayah tapal kuda Provinsi Jawa Timur. Hadir juga dalam kesempatan itu Ketua DPP PDI Perjuangan Djarot Saiful Hidayat.


Jeffry Waworuntu dalam blusukan ke wilayah Ambon ingin fokus pada pengembangan dua sektor, yakni ekonomi kreatif dan pariwisata. Menurutnya hingga kini belum ada produk ekonomi kreatif dari Maluku yang menjadi ‘trending topics’ dan mampu memenuhi kebutuhan kaum millenial di kota-kota besar.
Menurut Jeffry, Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM) harus segera digenjot untuk menumbuhkan ekonomi kreatif. Karena potensi sumber daya alam di Maluku memang sangat menunjang, namun sayangnya belum dieksplorasi secara optimal.
Kemudian untuk sektor pariwisata, Jeffry akan fokus pada pengembangan wisata bahari. Ia meyakini jika diolah dengan kesungguhan, wisata bahari akan menjadi tulang punggung perekonomian di Maluku.
Jeffry mengatakan, lebih memilih duduk di Komisi X yang membidangi Pendidikan, Kebudayaan, Pariwisata dan Ekonomi Kreatif. Ia pun sudah menyiapkan program yang tertuang dalam ‘road-map’ menuju Senayan, dengan visi ‘Bekerja mencerdaskan untuk mempercepat kemandirian masyarakat Maluku’ dan misi ‘Menumbuh kembangkan jiwa entrepreneurship yang kreatif dan inovatif'.
“Karena pileg bukan sekedar kontes adu gengsi, namun adu gagasan dan ide, serta demi memenangkan hati rakyat Maluku yang beta sayangi. Tekad saya bulat untuk menjadi ‘penyambung lidah’ masyarakat Maluku,” tutup mantan aktor film itu.


Usai melakukan konsolidasi dengan kiai se-Madura di Surabaya, Jawa Timur, KH. Ma'ruf Amin mengaku semakin optimistis menang di Jawa Timur bersama capres Jokowi, setelah melihat semangat Kiai, Ulama dan warga Jawa Timur dalam safari politiknya empat hari terakhir ini.
"Safari saya semuanya responsnya bagus sekali. Semangat dan antusiasme dari kemarin di Madiun, Ngawi, Trenggalek, Ponorogo, Nganjuk, Tuban, bertemu ulama Jatim dan Madura, saya optimisnya semakin besar," kata Cawapres RI nomor urut 01itu.
Ma'ruf melakukan safari politik selama empat hari di Jawa Timur. Berdasarkan pantauan beberapa media di Jawa Timur, antusiasme masyarakat disana sangat tinggi di setiap titik kunjungan Ma'ruf.
Dalam salah satu kegiatannya, Ma'ruf bertemu dengan puluhan kiai sepuh NU se-Jawa Timur, di mana pada kesempatan itu para kiai sepuh menyatakan membulatkan dukungan kepada Jokowi-Ma'ruf. Dan Ma'ruf meyakini suara kiai sepuh NU Jawa Timur akan diikuti kiai dan ulama di provinsi lain.
"Biasanya begitu (suara kiai Jatim diikuti provinsi lain), karena di Jatim kan banyak pimpinan pondok, alumninya di mana-mana," kata dia.
Lebih jauh Ma'ruf mengatakan dirinya kemungkinan akan kembali ke Jawa Timur sebelum Pilpres berakhir, jika ada permintaan dari ulama dan masyarakat.
"Kita lihat nanti apakah ada keinginan (permintaan) supaya saya bisa bertemu masyarakat, misal, di Madura, nanti kita lihat," ucap Ma'ruf.


Ir. Soekarno merupakan sosok kharismatik yang menjadi proklamator kemerdekaan Indonesia dan berkarakter tegas. Berbicara mengenai sosok Bung Karno, memang tiada habisnya. Meskipun beliau telah tiada, namanya tetap harum, jasa nya selalu terkenang dalam setiap sanubari rakyat Indonesia.
Pria kelahiran 6 Juni 1901 ini tersohor dengan pidatonya yang membuat darah mengalir cepat, rasa nasionalisme tiba-tiba meningkat 100 persen, dan kamu bakal lebih bergairah membangun negeri di masa-masa mendatang.
“Beri aku seribu orangtua, niscaya akan kucabut semeru dari akarnya. Beri aku 10 pemuda niscaya akan kuguncangkan dunia," lantang Soekarno.
Betapa dahsyatnya peran pemuda terhadap nasib suatu bangsa, tertuang dalam kutipan Bung Karno yang satu itu. Bung Karno yakin dan percaya jika peran pemuda sangat besar hingga dapat mengguncangkan dunia, daripada peran orang tua.
Persatuan nilai kepahlawanan tidak akan pernah usang dalam perkembangan jaman. Dengan menginternalisasi, kita meneladaninya dengan bekerja keras, jujur dan berani. Kita juga harus memperjuangkan nilai-nilai kepahlawanan Bung Karno.


Presiden Joko Widodo didampingi Ibu Negara Iriana melakukan peletakan batu pertama Perumahan Persaudaraan Pemangkas Rambut Garut (PPRG) di Desa Sukamukti, Kecamatan Banyuresmi, Garut, Sabtu (19/1). Jokowi mengatakan pemerintah mulai 2019 akan fokus menyediakan fasilitas perumahan bersubsidi kepada komunitas yang mengusulkan.
"Ya semuanya nanti akan kita siapkan di provinsi-provinsi untuk komunitas-komunitas. Kalau komunitas menghendaki artinya ya fasilitas kredit disiapkan, subsidi Fasilitas Likuiditas Pembiayaan Perumahan (FLPP), uang muka semua disiapkan. Ini bagus kan? Karena ini ada yang di Jakarta, di Bandung, di Serang, ada yang di Karawang," kata Kepala Negara.
Turut hadir bersama Presiden Jokowi yakni Menteri PUPR Basuki Hadimuljono, Menteri Sosial Agus Gumiwang, Koordinator Staf Kepresidenan Teten Masduki, dan Gubernur Jabar Ridwan Kamil.
Program tersebut kata Jokowi, masuk dalam program sejuta rumah yang pada 2018 targetnya telah terlampaui. Oleh karena itu, mulai 2019 pemerintah fokus pada penyediaan fasilitas perumahan untuk komunitas-komunitas. Untuk yang pertama, komunitas tukang cukur Garut menjadi komunitas pertama yang mendapatkan fasilitas tersebut.
"Sekarang kita akan fokus ke komunitas-komunitas. Yang umum kan sudah berjalan empat tahun. Yang ini sekarang masuk ke komunitas," katanya.
Nantinya sambung Presiden, mekanisme pengusulan disampaikan secara "bottom up" ke Pemda setempat lalu diteruskan kepada pemerintah pusat dan akan dikaji dan direalisasikan. Upaya penyediaan fasilitas rumah tersebut dilakukan untuk mengejar kebuntuan kekurangan rumah di Tanah Air.
"Iya, ini bottom-up. Jadi saya tadi sampaikan nanti di provinsi lain ada usulan dari komunitas kemudian kita siapkan kreditnya, kita carikan developernya, sehingga jadi kayak gini," kata Jokowi.
"Artinya kebuntuan kekurangan rumah yang ada di kita ini segera harus kita kejar. Kebutuhan-kebutuhan itu baik untuk komunitas di sini misalnya PPRG, nanti komunitas yang lain dikejar sehingga semakin berkurang setiap tahunnya," tambahnya.
Angka kebuntuan pada 2015 mencapai 7,6 juta unit dan ditargetkan pada 2019 angkanya turun menjadi 5,4 juta rumah, sesuai dengan data dari Pusat Pengelolaan Dana Pembiayaan Perumahan (PPDPP) Kementerian PUPR.



Sekjen PDI Perjuangan Hasto Kristiyanto mengatakan, pasca debat pertama calon presiden dan wakil presiden yang di adakan di Hotel Bidakara Jakarta pada kamis lalu, tim kampanye nasional (TKN) Jokowi-Ma'ruf Amin optimis elektabilitas paslon nomor urut 01 meningkat.
"Pak Jokowi dan Kiai Ma'ruf Amin dengan debat pertama elektabilitasnya akan mengalami kenaikan," ujar Hasto kepada wartawan di kawasan Halim, Jakarta Timur, Sabtu (19/1).
Hasto menambahkan, pihaknya melihat berbagai respon positif yang diberikan oleh publik kepada pasangan Jokowi-Ma'ruf Amin. Apalagi selama debat, Jokowi menunjukan ketegasan dan keoptimisanya selama debat.
Selama debat berlangsung, Jokowi tampil apa adanya dan bisa mengendalikan emosi, tidak membuat tarian-tarian aneh seperti yang dilakukan capres 02, Prabowo Subianto.
"Itu menunjukkan kualifikasi yang baik. Dengan demikian kami meyakini kalo kita melihat, dengan mata hati, pikiran bening," tutupnya.


Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) mengklaim berhasil meningkatkan layanan air bersih pada 2018 hingga 73,6 persen di seluruh Indonesia.
Angka itu meningkat jika dibandingkan pada 2014, yang hanya 68 persen. Sementara pada 2019, Kementerian PUPR menargetkan cakupan layanan air bersih mencapai 76,2 persen.
"Pertambahan jumlah penduduk terutama di perkotaan, mengakibatkan kebutuhan prasarana air bersih dan sanitasi juga meningkat," ujar Menteri PUPR Basuki Hadimuljono di Jakarta dalam keterangan tertulisnya, Jumat (18/1).
Peningkatan akses air bersih turut berkontribusi pada peningkatan kualitas hidup masyarakat menjadi lebih sehat.
Upaya meningkatkan jumlah masyarakat terutama yang berpenghasilan rendah atau MBR di perkotaan mendapatkan pelayanan air bersih perpipaan, salah satunya dilakukan melalui Program Hibah Air Minum.
"Program Hibah Air Minum Perkotaan dan Perdesaan merupakan upaya pemerintah untuk meningkatkan akses aman air bersih di Indonesia yang saat ini baru mencapai 73,6%, kata Basuki.
Pada 2019, Kementerian PUPR kembali melanjutkan Program Hibah Air Minum Perkotaan dan Perdesaan dengan anggaran sebesar Rp 850 miliar. Anggaran terbagi untuk di perkotaan senilai Rp 700 miliar dengan target 230.000 Sambungan Rumah (SR) dan perdesaan senilai Rp 150 miliar dengan target 75.000 SR.


Menteri Dalam Negeri (Mendagri) Tjahjo Kumolo menyatakan, dalam menyukseskan Pemilu 2019 pemerintah pusat dan pemerintah daerah tidak mungkin mengerjakan semuanya sendirian misalnya soal menjaga ketentraman dan ketertiban masyarakat.
“Gubernur, bupati, camat jangan sampai lupa kalau di daerah ada TNI dan Polri yang memiliki rantai komando dari pusat sampai daerah, dari Panglima sampai Babinsa, dari Kapolri sampai Kapolsek,” kata Tjahjo saat menjadi pembicara pada Rapat Pimpinan di Kementerian Pertahanan.
Tjahjo mengapresiasi langkah Menteri Pertahanan untuk menggelar acara rapat tersebut. Rapat ini menurut Tjahjo sangat penting dalam rangka konsolidasi stakeholder terkait.
“Acara semacam ini sangatlah penting. Terlebih lagi menjelang pelaksanaan Pemilu 2019, ini bisa sangat efektif sebagai ajang konsolidasi stakeholder terkait,” ungkap Tjahjo.
Dalam forum tersebut, Tjahjo menegaskan bahwa Pemda harus terus menjadikan TNI dan Polri sebagai rekan kerja yang solid di berbagai segmen pemerintahan.
“Semua stakeholder harus solid, semua memiliki porsi masing – masing yang telah diatur dalam Undang- Undang Nomor 7 Tahun 2019 tentang Pemilu dalam hal mendukung penyelenggaraan Pemilu 2019,” tukas Tjahjo.
Dalam hal mengantisipasi terhadap gangguan ketentraman dan ketertiban masyarakat menjelang Pemilu 2019, Tjahjo menegaskan bahwa hal itu sudah diatur sepenuhnya dalam UU.
“UU Nomor 7 Tahun 2012 tentang Penanganan Konflik Sosial yang membagi tugas TNI, Polri dan Pemda jika konflik sosial muncul. Di dalamnya juga sudah dijelaskan mengenai mekanisme alokasi bantuan dan fasilitas yang bisa diberikan kepada masyarakat terdampak,” jelas Tjahjo.
Tjahjo berharap di sisa waktu sebelum Pemilu 2019 digelar, segenap elemen bangsa bisa menjaga suasana yang damai dan kondusif.
“Masyarakat harus saling menjaga suasana damai dan kondusif, kita juga harus ingat salah satu bunyi Nawacita Pak Jokowi dan JK, yaitu membangun hubungan tata kelola pusat dan daerah yang efektif dan efisien agar harapan tersebut dapat tercapai,” tutup Tjahjo.

Optimisme Sang Calon Presiden dan Wakil Nomor 01

Optimisme itu merupakan pondasi penting untuk kemajuan ekonomi Indonesia. Tak hanya kepada Jokowi, Erick Thohir juga menilai Maruf Amin juga telah memberikan solusi terbaik bagi rakyat. ia juga mengatakan pasangan nomor urut 01 telah berhasil dalam debat pertama yang digelar di Hotel Bidakara, Jakarta, Kamis (17/1/2019) malam. "Alhamdulillah debat pertama ini berjalan dengan baik. Paslon kami saya rasa bisa menebarkan optimisme," ucap Ketua Tim Kemenangan (TKN) Nasional Jokowi-Maruf Amin itu.

Jawaban Abah Ma'ruf Amin itu memberikan solusi dan mententramkan masyarakat Indonesia. Beliau menerangkan bahwa persoalan terorisme harus diberantas sampai ke akar-akarnya. Sebagai Ketua Majelis Ulama Indonesia, karena dianggap melakukan kerusakan, ia telah mengeluarkan fatwa tentang terorisme. "Majelis Ulama Indonesia telah mengeluarkan fatwa bahwa terorisme bukan jihad oleh karena itu haram dilakukan. Bahkan teroris dianggap melakukan kerusakan fasik," ujar Ma'ruf

Menurutnya, dalam Al-quran dinyatakan bahwa orang yang melakukan perusakan di bumi harus dihukum dengan keras dengan berat oleh karena itu, upaya-upaya menanggulangi terorisme harus dilakukan dengan 2 cara mensinergikan antara pencegahan dan penindakan. "Kedepan kami lebih mengutamakan pencegahan melalui peta radikalisme untuk menghilangkan atau menekan paham-paham radikal dan intoleran," tegas Ma'ruf dalam debat perdananya.

KH Ma'ruf menambahkan, melalui deradikalisasi, akan dapat mengembalikan mereka yang sudah terpapar untuk itu di dalam melakukan tindakan, dengan pendekatan yang humanis, manusiawi, dengan tidak harus melanggar HAM. Dan pihaknya juga akan mengajak ormas ormas organisasi masyarakat khususnya keagamaan untuk berperan aktif menanggulangi terorisme.

Dongkrak Suara di 10 Provinsi


Politikus Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP), Bambang DH, mengatakan, Pasangan calon presiden dan wakil presiden nomor urut 01 Jokowi-Ma'ruf Amin tengah berupaya mendongkrak suara di 10 provinsi. Karena suara Jokowi saat pemilihan presiden (Pilpres) 2014 lalu sempat kalah di provinsi tersebut. "Terutama 10 provinsi yang 2014 kalah. 10 provinsi yang kalah itu kan mesti kita kerjakan secara serius. Alhamdulillah trennya sudah sangat bagus," tutur Politikus PDI Perjuangan, Bambang DH

Bambang menambahkan, Survei mingguan terkait elektabilitas Jokowi-Ma'ruf di masing-masing provinsi, turut pula dibahas dalam rapat rutin dengan Wakil Ketua Tim Kampanye Nasional (TKN) Jokowi-Ma'ruf di Kantor Staf Presiden. Dia meyakini hasil survei mingguan internalnya itu menunjukkan tren positif.

Pada Pilpres 2014 lalu selisih suara Jokowi-JK dengan Prabowo-Hatta memang cukup besar sekitar 4,6 juta suara. Kondisi tersebut harus digenjot tim kampanye Jokowi-Ma'ruf untuk bisa membalikan keadaan.

PDI Perjuangan Gelar Doa Anak Bangsa

Gelaran bersama Doa Anak Bangsa Untuk 46 Tahun Usia PDI Perjuangan oleh Barisan Pemenangan PDI Perjuangan Gondokusuman Yogyakarta, menjadi forum bersama warga untuk memberikan semangat dan nilai kebangsaan guna membumikan Pancasila. Acara yang digelar pada Minggu (13/1) ini juga "Kami ingin memberikan ruang bersama, berdoa bersama untuk kejayaan PDI Perjuangan dalam langkah membawa kesejahteraan bagi rakyat Indonesia. Usia ke-46 ini semoga makin jaya, dan pemuda Jogja semangat membangun kesadaran kebangsaan dalam membumikan Pancasila," kata politisi muda PDI Perjuangan Bambang Setiawan yang juga Komandan Ganas.

Ia menambahkan, kondisi kebangsaan saat ini membutuhkan pendidikan kader pelopor yang mampu menanamkan nasionalisme dan Pancasila. Ia menjelaskan, ada banyak perbedaan dan keberagaman yang ada di nusantara. Rangkaian acara tersebut juga diisi dengan Orasi Kebangsaan oleh Sekretaris DPC PDI Perjuangan, Sutaryo dan Tausyiah Kebangsaan oleh Ustadz Zulkarnain atau yang populer dipanggil Bang Zul.

Dalam tausyiahnya, Ustadz Zulkarnain menyampaikan penekanan ada pentingnya seluruh elemen bangsa untuk bisa bersatu dalam bingkai NKRI. Secara khusus, ia juga mengajak masyarakat untuk menjaga nasionalisme. "Saya yakin bahwa tiap kader PDI Perjuangan bisa jadi pelopor, soal nasionalisme, soal kebangsaan agar Indonesia tetap bersatu," kata Sutaryo, Sekretaris PDI Perjuangan Kota Yogyakarta.

Terkait dengan upaya membumikan Pancasila di hati sanubari rakyat, pada kesempatan lain Wakil Ketua DPD PDI Perjuangan DIY Eko Suwanto menyambut baik kegiatan HUT Partai yang diisi usaha membangkitkan nilai Pancasila. Ia juga menyatakan doa yang dilantunkan dalam rangkaian peringatan HUT PDI Perjuangan ke-46 itu sangat positif untuk bangsa. "Kita harus bersatu padu untuk mewujudkan kesejahteraan rakyat. Pancasila sebagai dasar ideologi bangsa butuh kader-kader pelopor yang mampu menjalankan nilai Pancasila. Kita dukung semangat para pemuda Jogja ini dalam menjaga persatuan bangsa Indonesia," kata Eko.

Regulasi Kendaraan Listrik Segera Selesai

Presiden Jokowi saat menyampaikan pengantar pada Rapat Terbatas (Ratas) tentang Percepatan Program Kendaraan Bermotor Listrik, di Kantor Presiden mengatakan, banyak negara di dunia yang mulai berlomba-lomba menjadi yang terdepan dalam mengembangkan teknologi kendaraan listrik. Selain karena ramah lingkungan, kendaraan bermotor listrik juga mengurangi ketergantungan pada energi fosil.
“Melalui kendaraan bermotor listrik kita juga dapat mengurangi pemakaian BBM (Bahan Bakar Minyak), mengurangi ketergantungan pada impor BBM yang berpotensi menghemat kurang lebih Rp798 triliun,” kata Presiden Jokowi. Jakarta, Senin (14/1) sore.
Presiden menyampaikan beberapa hal terkait dengan upaya membangun industri kendaraan bermotor listrik itu. Yang pertama, agar regulasi yang mengatur mengenai program kendaraan bermotor ini disiapkan dan segera diselesaikan sehingga kita dapat beralih lebih cepat lagi menjadi pemain utama dalam kendaraan bermotor listrik. Kedua, meminta perencanaan dan pengembangan kendaraan bermotor listrik ini dapat dilakukan secara terpadu, terintegrasi antara Kementerian/Lembaga.
“Tentu saja jangan lupa melibatkan swasta baik dari sisi risetnya, inovasinya, anggarannya sampai dengan penyediaan infrastruktur yang dibutuhkan,” tutur Presiden.
Kemudian yang ketiga, Presiden Jokowi menekankan, agar pengembangan kendaraan bermotor listrik harus digunakan sebagai momentum untuk penyiapan SDM (Sumber Daya Manusia) Indonesia yang mampu menguasai teknologi terkini, dan sekaligus digunakan untuk penciptaan nilai tambah efek multiflier melalui upaya memperbesar kandungan komponen dalam negeri TKDN (Tingkat Komponen Dalam Negeri).

Dana Kelurahan Dari Pemerintah Untuk Ciptakan Lapangan Kerja

Adanya dana kelurahan menyusul dana desa, Pemerintah mulai tahun 2019 akan mengalokasikan dana untuk kelurahan di bulan maret. Ini diharapkan bisa menjadi sarana bagi warga untuk pemberdayaan masyarakat dan pembangunan sarana prasarana di wilayah masing-masing. "Dana ini disalurkan oleh pemerintahan Presiden Joko Widodo setelah mendengarkan aspirasi masyarakat, dana bisa dimanfaatkan untuk program pemberdayaan masyarakat serta pembangunan sarana prasarana yang telah diusulkan dari bawah. PP 17/2018 dan Permendagri 130/2018 telah diterbitkan sebagai payung hukum. Alhamdulillah secara nasional jumlahnya 3 triliun dan di antaranya untuk Kota Jogja 15.8 M, selain kelurahan Wates 352 Juta. Kita harap Pemkot Jogja cekat-ceket menindaklanjutinya agar dana kelurahan cepat dilaksanakan," kata Eko Suwanto, Ketua Komisi A DPRD DIY, Sabtu (12/1/2019) malam.


Dikabarkan Jogja mendapatkan alokasi 15.8 M, sehingga tiap kelurahan di Kota Yogyakarta disebutkan akan mendapatkan alokasi Rp 352 juta untuk dimanfaatkan sesuai aspirasi masyarakat. Alokasi dana kelurahan ini ke depannya diharapkan bisa memberikan pembangunan fasilitas publik dan program pemberdayan yang dibutuhkan oleh warga di perkotaan. "Yogyakarta mendapatkan alokasi dana kelurahan sesuai keputusan pemerintah. Mendagri sudah menandatangani kebijakan alokasi dana kelurahan, peraturan berkait ini baik juklak dan juknis sedang disusun. RT, RW dan LPMK yang ada silakan segera merespon untuk menyerap dan mengawal dana kelurahan ini," kata Wakil Ketua DPD PDI Perjuangan DIY Eko Suwanto.

Bambang Guntolo, Ketua RT 10 Tahunan Umbulharjo Kota Yogyakarta menyatakan forum rutin pertemuan warga ini jadi ajang untuk mempererat kerukunan di lingkungan. Di dalam forum pertemuan rutin ini, warga RT 10 Tahunan melakukan rembug dan jaring aspirasi warga dengan mendengarkan seluruh harapan dari tiap masing-masing warga.



Politikus PDI Perjuangan, Totok Sarjono Politikus PDI Perjuangan adalah salah satu orang yang beruntung dapat mendampingi Kiai Ma'ruf ketika berkampanye di daerah-daerah, banyak dari mereka berbondong-bondong ingin mendampingi Kiai Ma'ruf. (Towels) sapaan Totok dengan setia menggandeng tangan Kiai Ma'ruf.
"Alhamdulillah, begitu beliau turun dari mobil. Saya langsung cium tangannya. Saya juga beruntung sempat dikasih izin menuntun beliau," ujar Towels, Minggu (12/1).
Towels mengaku ada hal luar biasa saat momen tersebut. Dia merasakan aura ketokohan dari seorang Kiai Ma'ruf Amin. Beliau adalah ulama besar. Rendah hati dan tak membeda-bedakan siapapun. Jadi sangat wajar begitu banyak orang segan dengan beliau. Beliau punya kharismanya luar biasa, dan sempat membuatnya merinding.
"Beliau ulama bangsa. Rendah hati dan tak membeda-bedakan siapapun. Wajar ketika begitu banyak orang segan dengan beliau, kharismanya luar biasa. Sempat merinding saya," jelas politikus yang juga Ketua Dewan Pembina Gempita itu.
Dalam kesempatan itu, Towels sangat optimistis bahwa Pemilu 2019 tetap menjadi milik PDI Perjuangan dan partai koalisinya. Karena kehadiran sosok Ma'ruf sebagai pendamping Jokowi, semakin membuat jagoannya semakin kuat. "Keduanya pasangan ideal. Nasionalis dan religius," pungkas dia.


Ketua Umum PDIP Megawati Soekarnoputri mengatakan, dirinya tidak ingin ada kader musiman di dalam PDIP. Dirinya juga sempat mengingatkan bahwa ada yang namanya seleksi alam ideologi.
Beliau mengatakan itu dalam sambutannya di perayaan hari ulang tahun PDIP yang ke-46. Dalam sambutannya, Megawati menyinggung tentang kader yang musiman itu.
Putri Bung Karno itu mengungkapkan bawah pintu PDIP selalu terbuka bagi siapapun yang ingin bergabung. Walau demikian, Megawati tetap tak ingin ada kader musiman di dalam partainya.
"Terbuka bagi siapapun. Meskipun terbuka, tetapi saya tidak ingin partai ini diisi oleh kader-kader karbitan atau orang yang mendadak kader pada saat Pemilu," ujar Megawati, di JiExpo, Kemayoran, Jakarta Pusat, Kamis (10/1).
Dalam kesempatan yang berbahagia itu pula, Megawati menyindir beberapa kadernya yang telah bergabung namun pada akhirnya pindah ke partai lain. Tak suka dengan hal itu, Megawati menganggap PDIP bukanlah hanya sekedar kendaraan politik.
"Partai bagi kami, bukan kendaraan lompatan kekuasaan. Saat ini memang ada fenomena pragmatisme politik. Ada politisi yang maju sebagai legislatif, atau eksekutif karena direkomendasikan dari partai A misalnya," tegas Megawati.


Djafar Ismail Ketua Dewan Pimpinan Cabang (DPC) PDI Perjuangan yang juga menjabat Wakil Ketua Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Gorontalo Utara, mengajak seluruh partai politik (parpol) di Kabupaten Gorontalo Utara, Provinsi Gorontalo, untuk bersatu memperkuat pendidikan politik bagi masyarakat.
Dalam kesempatan itu Ia berharap, publik semakin cerdas menyikapi beragam isu yang berkembang saat ini. Maka peran parpol sangat besar dalam memberikan pendidikan politik bagi masyarakat. Djafar juga ikut membahas pelaksanaan Pemilu 2019, baik Pemilihan Presiden maupun Pemilihan Legislatif.
Djafar menegaskan, PDIP ikut bertanggung jawab mengajak seluruh parpol di daerah itu untuk bekerja sama menyukseskan pendidikan politik yang baik bagi masyarakat, agar tidak ada lagi berita bohong (hoaks) yang dapat melemahkan kepercayaan publik khususnya menghadapi Pemilu 2019.
"Masyarakat harus cerdas menanggapi berbagai isu yang beredar, agar tidak ada yang tersesatkan," ujar Djafar di Gorontalo, Kamis (10/1/19).
Dirinya mencontohkan, isu terkait surat suara yang dikabarkan telah dicoblos. Isu itu potensial menurunkan kepercayaan masyarakat pada pelaksanaan Pemilu 2019. Beruntung katanya, isu itu langsung terbantahkan mengingat pihak KPU sendiri belum melakukan tahapan pencetakkan surat suara, ditambah lagi para penyebar isu hoaks itu telah ditemukan dan diamankan pihak berwajib.
Melihat fenomena itu Djafar berpesan, kondisi itu perlu disikapi bersama, maka PDI Perjuangan mengajak seluruh parpol untuk melakukan kampanye elegan dalam rangka menyukseskan pendidikan politik bagi masyarakat agar masyarakat tahu bagaimana berpolitk dan bersikap.

Dalam perayaan hari jadi ke-46 Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP) di JIExpo Kemayoran Jakarta Pusat, Kamis (10/1), Ketua Umum PDIP Megawati Soekarnoputri melakukan pemotongan tumpeng bersama Jokowi. Pemotongan tumpeng merupakan acara puncak dari perayaan HUT ke-46 PDI Perjuangan.
Megawati memberikan potongan tumpeng pertamanya kepada Jokowi. Tak hanya tumpeng, Presiden ke-5 RI itu juga menyerahkan nasi tumpeng beserta lauknya dan Jokowi menerimanya.
Kemudian, Megawati menyerahkan potongan tumpeng kedua dan ketiga kepada Jusuf Kalla serta Ma'ruf Amin. Presiden Jokowi, Wapres Jusuf Kalla, hingga cawapres nomor urut 01 Ma'ruf Amin turut hadir dalam acara tersebut.
Jokowi pun memuji Presiden ke-5 RI itu. Ia menyebut, Megawati adalah figur yang memiliki ideologi politik sangat kuat. Megawati telah dan terus menginspirasi kader PDI Perjuangan. Putri Presiden pertama RI Soekarno itu juga disebut menginspirasi generasi bangsa Indonesia.
"PDI Perjuangan bersyukur memiliki ibu Megawati figur yang berkeyakinan politik sangat kuat, berkeyakinan Pancasila sangat sangat sangat kuat. Pikiran, ucapan, dan tindakan beliau selalu begitu membekas dalam diri kita semuanya, memiliki keberanian dan ketulusan. Megawati juga selalu konsisten dalam bertindak, konsistensinya selalu menjadi teladan bagi kita semuanya kader PDI Perjuangan" kata Jokowi.
Presiden Jokowi didampingi sejumlah menteri Kabinet Kerja di antaranya, Menteri Luar Negeri Retno Lestari Priansari Marsudi, Menteri Koordinator Politik Hukum dan Keamanan Wiranto, Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi, dan Menteri Dalam Negeri Tjahjo Kumolo.
Kemudian Menteri Koperasi dan Usaha Kecil Menengah AANG Puspayoga, Wakil Menteri ESDM Archandra Tahar, Kepala Bappenas Bambang Brodjonegoro, Kepala Staf Kepresidenan Moeldoko, Jaksa Agung HM Prasetyo, dan Kepala Badan Ekonomi Kreatif Triawan Munaf.


HUT PDI Perjuangan ke-46 digelar di JIExpo, Kemayoran, Jakarta Pusat. Pasangan calon presiden dan wakil presiden nomor urut 01, Joko Widodo-Ma'ruf Amin nampak menghadiri perayaan hari ulang tahun itu.
Saat berpidato, Presiden Joko Widodo mengatakan, PDI Perjuangan harus bersyukur karena memiliki Ibu Megawati Soekarnoputri, ketua umum sekaligus presiden kelima yang memiliki ideologi yang sangat kuat.‎
"PDI Perjuangan bersyukur memiliki Ibu Megawati. Figur yang keyakinan Pancasila-nya sangat kuat‎. Beliau terus menginspirasi kita. Pemikiran, ucapan dan tindakan selalu begitu membekas dalam diri kita semuanya," papar Jokowi.
Hadir pula sejumlah menteri Kabinet Kerja seperti Menteri Dalam Nengri Tjahjo Kumolo, Menteri Hukum dan HAM Yasonna Laoly, Menko PMK Puan Maharani, Menteri Luar Negeri Retno Marsudi, Sekretaris Kabinet Pramono Anung, Menseskab Pratikno, KSP Moeldoko, Menkopolhukam Wiranto, dan Menhub Budi Karya.
Dalam kesempatan itu, Jokowi menegaskan, ‎keberanian serta ketulusan hingga konsistensi Megawati selalu menjadi teladan bagi seluruh kader PDIP. Para pahlawan dan pendiri bangsa, termasuk Bung Karno yang tak lain adalah kusuma bangsa. Mereka teladan terbaik yang merelakan hidup dan matinya untuk kemerdekaan Indonesia.
Dalam kemeriahan HUT PDI Perjuangan itu, turut hadir pula Ketua tim kampanye nasional (TKN) Jokowi-Ma'ruf Amin, Erick Thohir; Wakil Ketua TKN Abdul Kadir Karding, Ketua Umum PKB Muhaimmin Iskandar, Ketua Umum PPP Romahurrmuzy, Ketua DPR Bambang Soesatyo, Ketua MPR Zulkifli Hasan, dan Wakil Presiden RI Jusuf Kalla.


Jakarta - Presiden Joko Widodo (Jokowi) ingin memberikan kejutan kepada keluarga penerima manfaat (KPM) Program Keluarga Harapan (PKH) melalui skema baru yang ditetapkan dalam program tersebut.
"Jangan kaget saat dapat biasanya Rp1.790.000 tadi disitu saya buka ada yang dapat Rp3,6 juta. Saya intip (buku tabungan) saya buka lagi di sebelahnya Rp2,7 juta," kata Jokowi setelah menyerahkan bantuan sosial PKH di GOR Ciracas Jakarta Timur, Kamis (10/1).
Ia menambahkan, pada 2015 pemerintah menyalurkan PKH sebesar Rp5,4 triliun dan 2019 angkanya melonjak dinaikkan menjadi Rp32 triliun.
Selain itu skema yang diterapkan juga berubah salah satunya dengan menambah penerima menjadi 10 juta keluarga penerima manfaat.
"Pemerintah betul-betul ingin memberikan perhatian, peningkatan kesejahteraan di keluarga penerima," ujarnya.
Jumlah dana yang diberikan perpenerima manfaat, tambahnya juga ada tambahan yang besar sekali.
"Artinya tambahan itu sangat banyak sekali, ada yang dua kali lipat, ada yang 1,5 kali lipat. Tapi hati-hati penggunaannya supaya yang kita inginkan betul-betul bisa memberikan manfaat kepada keluarga penerima manfaat," lanjutnya.
Ia juga berpesan kepada para pendamping PKH agar memantau dengan detail penggunaan dana tersebut.
Presiden tidak ingin ada penggunaan yang tidak sesuai peruntukan dalam program itu.
Pada kesempatan yang sama, presiden memanggil seorang penerima PKH dan satu orang lainnya pendamping PKH.
Keduanya ditanya soal penggunaan PKH sekaligus kesulitan sebagai pendamping PKH.
"Hati-hati Bapak Ibu, penggunaan uang jangan berbelok kemana-mana karena janjian kita sejak 2015 yang penggunaan melenceng kartunya dicabut karena ini menyangkut uang yang harus dipertanggungjawabkan di APBN uangnya gede sekali Rp32 triliun," terang presiden.
Setelah berdialog dengan Sulistiana penerima PKH dari Kelapa Dua Wetan Ciracas dan Yuli pendamping PKH, presiden memberikan hadiah berupa foto bersama kepada keduanya.
Presiden juga memberikan pesan agar masyarakat tetap menjaga persatuan dan tidak mudah termakan isu hoaks di tahun politik.
Pada kesempatan itu, penyaluran disampaikan kepada 1.115 keluarga penerima manfaat PKH dari Kecamatan Ciracas.
Total bantuan PKH yang disalurkan pada kesempatan itu sebesar Rp1,34 miliar dengan rincian yakni bantuan tetap sebesar Rp613.250.000 dan bantuan komponen setiap jiwa sebesar Rp729.975.000.
Di samping para keluarga penerima manfaat, Kementerian Sosial juga menghadirkan 885 SDM PKH se-Jabodetabek sehingga total peserta yang hadir di GOR Ciracas sebanyak 2.136 orang.
Sebanyak 1.021 SDM PKH tersebut merupakan bagian dari 39.625 pendamping sosial di Indonesia yang selama ini bekerja keras mendorong perubahan perilaku keluarga penerima manfaat PKH agar lebih produktif, mandiri dan sejahtera, di samping memastikan penyaluran bantuan sampai kepada penerima manfaat.
Presiden Jokowi didampingi sejumlah pejabat termasuk Menteri Sosial Agus Gumiwang Kartasasmita, Gubernur DKI Anies Baswedan, Mensesneg Pratikno, dan Kepala Bekraf Triawan Munaf.


Jakarta - Ketua Umum PDI Perjuangan (PDIP) Megawati Soekarnoputri menegaskan keinginannya akan keberadaan badan riset nasional. Badan tersebut menurut Megawati, akan dijadikan rujukan dalam pengambilan keputusan pembangunan.
"Dibutuhkan satu badan riset yang hasil risetnya harus dijadikan landasan pengambilan keputusan pembangunan nasional," ujarnya saat berpidato di acara HUT ke-46 dan Rakornas PDI Perjuangan, JIExpo, Jakarta, Kamis (10/1).
Presiden RI kelima itu mengatakan, tidak ada satu pun negara maju yang tidak melakukan riset ilmu pengetahuan. Untuk itulah, lanjut Mega, pihaknya sedang mengupayakan pembentukan badan tersebut. Namun, Megawati menekankan itu hanya akan terwujud apabila Joko Widodo kembali terpilih menjadi presiden pada Pemilu 2019.
"Ini sedang kami perjuangkan bersama Pak Jokowi. Tentu saja perjuangan ini menemukan jalannya apabila Pak Jokowi terpilih kembali dan PDI Perjuangan menang," ujarnya.
Megawati memang telah menyatakan pentingnya pembentukan badan riset nasional dalam berbagai kesempatan. Salah satunya ketika dirinya dianugerahi gelar Doktor Honoris Causa di bidang politik pendidikan oleh Universitas Negeri Padang pada 27 September 2017 lalu.


Jakarta - Menteri Hukum dan HAM (Menkumham) Yasonna Laoly mengaku telah memberi peringatan kepada pimpinan tabloid Obor Rakyat Setiyardi Budiono untuk tidak macam-macam dengan keinginannya yang henda menerbitkan kembali tabloid konroversial tersebut.
Peringatan tersebut dilayangkan Yasonna kepada Setiyardi melalui Direktur keamanan dan Ketertiban (Kamtib) dan Kanwil setelah mengetahui rencana tabloid Obor Rakyat akan kembali terbit.
"Termasuk Direktur kamtib dan kanwil saya sudah panggil karena dari Facebook (Setiyardi), saya dapat indikasi dia mau lakukan sesuatunya," ucap Yasonna usai menghadiri acara HUT ke-46 PDI Perjuangan di JIExpo, Kemayoran, Jakarta, Kamis (10/01).
Yasonna mengingatkan, statud Setiyardi yang saat ini masih cuti bersyarat bisa kembali ditahan jika bertindak macam-macam.
"Makan saya bilang, kalau macam-macam, masuk. Karena dia masih cuti bersyarat. Bisa dicabut, hak dia kita hargai kalau melakukan hal tidak benar ya sudah, dia mau masuk lagi," tegas Yasonna.
Seperti diketahui, saat Pilpres 2014 lalu, Tabloid Obor Rakyat sempat dipermasalahkan karena menyebarkan berita bohong. Saat itu Setiyardi dan Redaktur Pelaksana Obor Rakyat Darmawan Sepriyosa dipolisikan karena diduga menebar fitnah terhadap Jokowi. Di pengadilan, keduanya divonis bersalah dan dijatuhi hukuman delapan bulan penjara. 
Saat ini keduanya menjalani masa cuti bersyarat dari Direktorat Jenderal Pemasyarakatan Kemenkumham.
Sebelumnya, Setiyardi menyatakan tengah berbenah dan mempersiapkan penerbitan kembali Obor Rakyat. Rencananya Obor Rakyat akan berstatus badan hukum. Tim juga sedang menentukan lokasi kantor untuk dijadikan tempat memproduksi berita.



Jakarta - Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP) menyatakan hasil survei Lembaga Survei Indonesia (LSI Denny JA) menjadi perhatian bagi partai tersebut untuk menghadapi Pemilu 2019.
"Hasil survei ini kami jadikan sebagai sebuah pijakan bahwa Pilpres dan Pileg 2019 adalah kontestasi gagasan, adu program, rekam jejak, dan ini merupakan investasi politik yang kami lakukan selama bertahun-tahun," ungkap Sekretaris Jenderal (Sekjen) PDI Perjuangan Hasto Kristiyanto, Selasa (8/1).
Adapun hasil survei yang baru dirilis itu menyebutkan PDI Perjuangan menjadi partai paling berpotensi memenangkan Pileg 2019. Alasannya, elektabilitas PDI Perjuangan selalu di atas rata-rata partai lain dalam 5 bulan terakhir dan jarak suara PDI Perjuangan dengan partai yang menjadi runner-up pun selalu terpaut di atas 10% selama 5 bulan terakhir.
Alhasil, apabila PDI Perjuangan benar-benar memenangi Pileg 2019, maka PDI Perjuangan akan menjadi partai pertama yang mendobrak "kutukan juara bertahan" sejak era Reformasi.
Sejak Pileg 1999, belum ada partai yang bisa mengklaim dirinya sebagai juara bertahan. PDI Perjuangan yang memenangi Pileg 1999 harus mengakui kedigdayaan Golongan Karya (Golkar) pada 2004.
Setelah itu, populernya nama Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) sanggup membawa Partai Demokrat yang juga tengah naik daun menjadi jawara pada 2009, sebelum akhirnya kembali dimenangkan PDI Perjuangan pada Pileg 2014.
Sejak Agustus 2018, PDI Perjuangan mengawali elektabilitas sebesar 24,8%. Selanjutnya, pada September 2018, elektabilitasnya naik menjadi 25,6%, dan mencatatkan elektabilitas tertinggi pada Oktober 2018, yaitu 28,5%.
Pada November 2018, elektabilitas PDI Perjuangan kembali turun menjadi 25,4%. Tetapi, pada Desember 2018, kembali naik ke kisaran 27,7%.
Adapun Gerindra yang berada di posisi kedua memiliki elektabilitas tertinggi pada November 2018 di level 14,2%.
Pada periode Desember 2018, elektabilitas Gerindra sebesar 12,9%. Disusul oleh Golkar dengan 10% dan Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) sebesar 6,9%.
Selain keempat partai di atas, partai lain disebut kesulitan mencapai parliamentary threshold atau batas bawah parlemen sebesar 4%.
Partai Demokrat dan Partai Keadilan Sejahtera (PKS) memiliki elektabilitas yang sama, yakni 3,3%. Sementara itu, Partai Persatuan Pembangunan (PPP) 3%, NasDem 2,8%, Perindo 1,9%, dan Partai Amanat Nasional (PAN) 1,8%.
Adapun Partai Garuda, Partai Berkarya, Partai Solidaritas Indonesia (PSI), Partai Hati Nurani Rakyat (Hanura), Partai Bulan Bintang (PBB), dan Partai Keadilan dan Persatuan Indonesia (PKPI) masih harus bersaing untuk mendapatkan suara di atas 1%.


Surabaya - Lembaga survei Surabaya Survey Center (SSC) mencatat elektabilitas pasangan calon presiden-wakil presiden nomor urut 01 Joko Widodo-KH Ma'ruf Amin tertinggi di Jawa Timur dengan raihan 55,9 persen suara.
"Surveinya dilakukan di Jawa Timur dengan pola tertutup dan hasilnya Jokowi-Kiai Ma'ruf unggul," ujar Direktur SSC Mochtar W. Oetomo di sela penyampaian hasil survei di Surabaya, Rabu (9/1).
Sedangkan, untuk pasangan nomor urut 02 Prabowo Subianto-Sandiaga Uno meraih 32,1 persen suara, sementara 12 persen suara sisanya merupakan "undecided voters" atau belum menentukan pilihan.
Menurut dia, berdasarkan survei tersebut, apabila pemilihan presiden dilakukan sekarang maka pasangan Jokowi-Kiai Ma'ruf menang di Jawa Timur.
Namun, kata dia, karena hari H pencoblosan digelar April maka Prabowo-Sandi masih sangat mungkin mengejar ketertinggalan.
Sementara itu, dari sisi popularitas dan akseptabilitas masing-masing kandidat di Jatim, rinciannya Joko Widodo berada di posisi tertinggi, yaitu 97,7 persen popularitas dan 89,2 persen akseptabilitas.
Kemudian, Prabowo Subianto sebesar 94,5 persen popularitas dan 75,5 persen untuk akseptabilitas, disusul KH Ma'ruf Amin dengan raihan 72,2 persen popularitas dan 60,8 persen akseptabilitas, lalu Sandiaga Uno 71,6 persen popularitas serta 62,6 persen akseptabilitas.
"Hasil tersebut membuktikan bahwa perbedaan antarsatu kandidat dengan kandidat lainnya tidak terlalu jauh," ucapnya.
Survei tersebut dilaksanakan mulai 10-20 Desember 2018 di 38 kabupaten/kota di Jatim yang dilakukan terhadap 1.070 responden melalui teknik "stratified multistage random sampling" dengan "margin of error" kurang lebih tiga persen, dan tingkat kepercayaan 95 persen.
Pemilihan presiden diselenggarakan pada 17 April 2019 dan diikuti dua pasangan calon, yaitu Jokowi-KH Ma'ruf Amin di nomor urut 01, kemudian Prabowo Subianto-Sandiaga Uno di nomor urut 02.

Author Name

Formulir Kontak

Nama

Email *

Pesan *

Diberdayakan oleh Blogger.