2019


Survei terbaru Charta Politika pada 5-10 April 2019 menunjukkan PDI-Perjuangan masih memiliki elektabilitas tertinggi dengan dipilih oleh 24,1 persen. Sementara Partai Gerindra yang menyusul di bawahnya hanya dipilih oleh 14,9 persen.

"Kalau tidak terjadi peristiwa besar sampai 17 April nanti, PDI-P akan keluar sebagai pemenang pemilu dan Partai Gerindra menjadi runner-up," kata Direktur Eksekutif Charta Politika Yunarto Wijaya, saat merilis hasil survei di kantornya, di Jakarta, Sabtu (13/4/2019).

Tingginya elektabilitas PDI-P dan Gerindra karena mendapat efek ekor jas atau coattail effect dari kedua calon presiden yang mereka usung. Di posisi ketiga, Partai Golkar meraih 11,4 persen suara, sementara di posisi keempat PKB dengan 8,4 persen.

Di papan tengah, ada tiga partai yang bersaing ketat, yakni Nasdem (8,6 persen), Demokrat (6,6 persen), serta PKS (6,4 persen). Sementara di papan bawah ada PAN (3,8 persen), PPP (3,1 persen), Perindo (2,2 persen), dan PSI (2 persen). Meski elektabilitasnya tak mencapai empat persen, Yunarto menilai partai-partai ini masih mempunyai peluang lolos ke parlemen.

"Partai-partai ini masih mempunyai peluang lolos dengan mempertimbangkan margin of error 2,19 persen serta undecided voters 8,5 persen," kata Yunarto.

Sementara ada lima partai di bawahnya yang diprediksi tak lolos ke parlemen. Kelima parpol tersebut ialah Hanura (1,2 persen), PBB (0,3 persen), Garuda (0,3 persen), PKPI (0,1 persen), serta Berkarya (0,1 persen).



Kampanye terbuka dengan tema "Satukan Kembali Semangat Kebersamaan dan Gotong Royong Sebagai Jati Diri partai Dalam Menyongsong Kemenangan Pilpres dan Pemilu 2019" di Kota Tanjungpinang di Lapangan Pamedan, Kamis (11/4). DPC PDI Perjuangan Kota Tanjungpinang mengatakan gotong royong adalah kekuatan PDI Perjuangan.
"Jati diri partai adalah gotong royong. Hari ini kita menunjukan bahwa PDI Perjuangan tidak dapat ditenggelamkan," ujar Ketua Panitia Penyelenggara Kampanye, Asep Nana Suryana.
Ketua DPC PDI Perjuangan Kota Tanjungpinang, Sukandar mengatakan, dengan semangat gotong royong para kader dan relawan, maka pihaknya optimistis akan memenangkan Calon Presiden dan Wakil Presiden nomor urut 01 Joko Widodo (Jokowi)-Ma'ruf Amin serta PDI Perjuangan.
Walaupun hujan, tetap semangat, kita buktikan hari ini PDI Perjuangan tetap semangat. Hal senada diungkapkan oleh Sekretaris DPD PDI Perjuangan Kepulauan Riau (Kepri), Lis Darmansyah. Mari bekerja untuk memenangkan jokowi. Karena sudah terbukti kinerjanya selamaa empat setengah tahun menjabat Presiden Indonesia.
Mantan Wali Kota Tanjungpinang ini pun mengajak seluruh masyarakat untuk menjadi masyarakat yang cerdas. Cerdas memilah berita yang banyak beredar dan belum jelas kebenarannya. "Ayo kita rapatkan barisan, kita lawan hoaks dan fitnah. Jangan lupa pilih jokowi," katanya.



Saat kampanye di GOR Ciracas, Jakarta Timur, Capres petahana Jokowi menargetkan suara 55 persen di DKI Jakarta. Angka itu hanya selisih 2 persen ketika menang di Jakarta pada Pilpres 2014.
"Pilpres 2014 di DKI Jakarta kita mendapatkan 53 persen menang. 2014 mendapatkan 53 persen, tetapi kita ingin di 2019 ini minimal DKI Jakarta, minimal 55 persen," ujar Jokowi Rabu (10/4).
Jokowi mengingatkan untuk hati-hati dan jangan terpaku di angka 55 persen. Tetapi, Jokowi menyemangati supaya bisa mendapatkan di atas angka itu. Ia juga kembali mengingatkan pendukungnya agar ikut serta menangkal hoaks dan fitnah yang menyerang. Dia minta untuk meluruskan orang-orang yang pikirannya 'miring' karena terpengaruh berita tak bena tersebut.
"Hati-hati, kalau ada tetangga dan teman kita terkena hasutan seperti itu dan pikirannya mulai miring-miring berubah tolong diluruskan," ujar Jokowi.
Dia menyebut itu menjadi tugas para pendukung dan simpatisan sampai tanggal 17 April atau hari pencoblosan. Menurut Jokowi hoaks bisa menggoyahkan pilihan. Jokowi juga mengajak pendukungnya untuk mengisi Pemilu dengan kegembiraan. Dia minta jangan diisi ancaman, intimidasi, dan ketakutan.
"Harus kita isi dengan kegembiraan karena namanya pesta demokrasi memilih seorang pemimpin," kata dia.

Pengamat politik dari The Habibie Institute, Bawono Kumoro mengatakan Jokowi-Ma'ruf dinilai lebih banyak gagasan, jadi wajar bila pasangan calon presiden dan wakil presiden nomor urut 01 Jokowi-Ma'ruf Amin lebih diunggulkan dibandingkan Prabowo-Sandi pada Pemilu 2019 ini.
"Sangat wajar apabila hasil survei menunjukkan Jokowi selaku petahana masih unggul cukup jauh dari Prabowo Subianto," kata Bawono, di Jakarta, Selasa (9/4).
Joko Widodo-Ma’ruf Amin lebih banyak berbicara gagasan, kondisi itulah yang mendasari banyaknya lembaga survei dan sejumlah media asing yang mengunggulkan pasangan nomor urut 01 tersebut. Tidak jauh berbeda, dalam laporan The Economist Intelligence Unit, juga memprediksi Jokowi bakal menang di Pilpres 2019. Setidaknya ada tiga faktor The Economist yang meyakini Jokowi bakal menang.
Pertama, Jokowi didukung oleh banyak partai politik dan legislator yang ada di baliknya. Kedua, yang mendukung kemenangan Jokowi adalah bukti keberhasilannya dalam menjaga kondisi ekonomi makro serta peningkatan pada bidang kesehatan dan edukasi. Kemudian, Jokowi juga dinilai berhasil mengubah secara gradual kondisi infrastruktur nasional.
Menurut Bawono, Jokowi selama lima tahun terakhir juga sudah melakukan banyak gebrakan luar biasa yang manfaatnya bisa dirasakan tak hanya masyarakat di Pulau Jawa tapi juga daerah-daerah lainnya di Indonesia.
"Pembangunan infrastruktur yang dilakukan masif dan pesat dapat dirasakan oleh publik secara luas, bahkan oleh warga yang tinggal di luar Pulau Jawa," ujarnya.
Peneliti The Habibie Institute ini, wajar jika dukungan kepada Jokowi terus mengalir mulai dari kalangan profesional, alumnus kampus-kampus ternama, ormas, hingga komunitas warga negara Indonesia di luar negeri. Dalam hal basis dukungan, Jokowi-Ma'ruf juga didukung kelompok-kelompok yang lebih plural atau majemuk. Berbeda dengan kubu penantang yang semakin terkesan eksklusif.
"Pasangan Prabowo-Sandi seperti hendak menegaskan diri sebagai pemimpin bagi satu kelompok saja," tegasnya.
Padahal, kesan eksklusivitas dukungan yang sangat terlihat di kubu 02 bisa menjadi bumerang di tengah tuduhan politik identitas yang sering disematkan kepada Prabowo-Sandi. Ditanya bagaimana dengan survei Puskaptis yang justru memenangkan pasangan Prabowo-Sandi 47 persen dan Jokowi-Ma’ruf 45 persen.
Bawono mengatakan masyarakat sendiri yang akan menilai dengan melihat kredibilitas rekam jejak dari lembaga jajak pendapat tersebut. Kredibilitas lembaga survei ini sudah diketahui publik, bahwa tahun 2014 lalu pernah terbukti melakukan 'quick count" dengan hasil berkebalikan dari hasil 'real count' KPU.
"Jadi, penting juga mengetahui kredibilitas lembaga survei, karena survei adalah persoalan ilmiah dan akademis, sehingga kredibilitas sumber harus tidak boleh ada keraguan," katanya.


Ibu-ibu yang datang dari daerah Jabodetabek (Jakarta, Bogor, Tangerang dan Bekasi), sedari pagi memadati Tennis Indoor Istora Senayan Jakarta. Mereka datang untuk menghadiri acara Majelis Taklim Bersholawat, yang menbuat mereka bersemangat adalah kedatangan calon wakil presiden nomor urut 01 yakni KH Ma'ruf Amin.
Tiba di lokasi acara pada pukul 14:00 WIB, Ma'ruf Amin langsung disambut ratusan ibu-ibu dengan bersholawat. Hadir pula Direktur Penggalangan Perempuan Tim Kampanye Nasional (TKN) Ida Fauziah, Ketua Umum PKB Muhaimmin Iskandar, Mantan Gubernur Nusa Tenggara Barat (NTB) Tuan Guru Bajang (TGB) Muhammad Zainul Majdi, Dewan Pengarah TKN Diaz Hendropriyono, dan juga pelantun shalawat Haddad Alwi.
Direktur Penggalangan Perempuan Tim Kampanye Nasional (TKN) Ida Fauziah mengatakan, para ibu-ibu yang hadir secara khusus datang dan berkumpul tak semata-mata untuk mendukung pasangan calon presiden dan wakil presiden nomor urut 01, Joko Widodo-Ma'ruf Amin. Lebih dari itu, mereka bersalawat, berzikir, mendoakan bangsa Indonesia, mendoakan agar pemilu sukses, mendoakan agar pemilu sukses.
"Jadi alhamdulillah Majelis Taklim bulat tekad, halaqah majelis taklim punya tagline mendamaikan, mencerdaskan, dan mensejahterakan. Tiga hal itu yang kita dorong agar pemilunya damai dan melahirkan pemimpin yang bisa membawa indonesia lebih maju lagi," kata Ida di Istora Senayan, Jakarta, Senin (8/4).
Dalam kesempatan itu, Ma'ruf Amin pun menyapa para ibu-ibu yang sudah lama menanti kehadirannya. Dalam orasi politiknya, dia sempat mengaku pernah menjadi guru majelis taklim dalam menyiarkan agama Islam di Indonesia. Karenanya, saat ini dia maju sebagai cawapres kali pun juga mewakili majelis taklim.
"Saya ini dulu guru majelis taklim yang mengajar dari majelis ke majelis. Jadi kalau saya sekarang menjadi cawapres, berarti yang menjadi cawapres sekarang adalah ustaznya majelis taklim-majelis taklim," ungkap Ma'ruf Amin.
Mustasyar PBNU ini kemudian berharap agar kedepannya ada lagi anggota majelis taklim yang tidak hanya bisa menjadi Calon Wakil Presiden, tapi juga menjadi Presiden Indonesia. Ma'ruf Amin mengungkapan alasannya bersedia menerima 'pinangan' Jokowi untuk maju sebagai cawapres. Dirinya mau maju bersama Jokowi untuk menghormati keinginan para ulama dan untuk membangun Indonesia lebih sejahtera.
"Saya merasa ini penghormatan kepada ulama," katanya.
Ma'ruf Amin optimis bisa meraih 60 persen suara di DKI Jakarta. Sepanjang acara itu diramaikan oleh lagu-lagu sholawat yang dipimpin oleh Habib Haddad Alwi. Bersama-sama mereka memuja junjungan mereka Nabi Besar Muhammad SAW dan juga secara khusus mendoakan kemenangan bagi Jokowi dan Ma'ruf Amin agar bisa memimpin Indonesia di periode 2019-2024.



Calon presiden nomor urut 01, Joko Widodo berjanji akan memberi perhatian khusus ke wilayah timur Indonesia. Jokowi menyampaikan hal itu dalam kampanye terbuka di Lapangan Sitarda Lasiana, Senin (8/4).
Moeldoko yang juga Ketua Harian Tim Kampanye Nasional Jokowi-KH Ma’ruf Amin menganggap wilayah timur Indonesia memiliki posisi yang khusus dalam program-program Jokowi.
"Kampanye di Kupang sangat penting karena Pak Jokowi ingin menyapa masyarakat Indonesia Timur," kata Moeldoko
Jokowi sangat berkomitmen untuk mewujudkan kemajuan dan kesejahteraan di wilayah timur Indonesia. Selama masa kampanye, Jokowi telah menyapa sejumlah kawasan Indonesia timur antara lain Makassar, Gorontalo, Sentani, Papua juga Kupang, Nusa Tenggara Timur.
Dalam 4,5 tahun kepemimpinan Presiden Jokowi dan Wapres Jusuf Kalla, pemerintah gencar membangun infrastruktur di Indonesia timur seperti waduk, jalan hingga listrik. Khusus wilayah NTT, pemerintah sudah membangun 7 waduk karena masalah terbesar di kawasan adalah pasokan air.
Sementara itu, menurut Ketua Panitia Pelaksana sekaligus Wakil Ketua TKD NTT, Emanuel Melkiades Laka Lena, 30 ribu warga dari daratan Pulau Timor berencana menghadiri acara di Lapangan Sitarda. Para pendukung dan relawan yang hadir berasal baik dari luar Kota Kupang, Kabupaten Kupang, Kabupaten Belu, Malaka, Timor Tengah Utara dan Timor Tengah Selatan.


Presiden Joko Widodo menginginkan tenaga konstruksi yang bersertifikat dapat diperbanyak, karena sertifikat kompetensi pekerja konstruksi selaras dengan UU No 2/1967 tentang Jasa Konstruksi.
"Presiden Jokowi meminta untuk diperbanyak jumlah tenaga konstruksi yang bersertifikat, tetapi bukan dipercepat karena belajar tidak bisa dipercepat," kata Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) Basuki Hadimuljono, Jumat (5/4).
Dulu setiap tahun hanya sekitar 200 ribu tenaga kerja yang disertifikasi, sedangkan pada 2019 ditargetkan minimal sebanyak 512.000 tenaga kerja konstruksi yang disertifikasi. Selain bertujuan untuk mengukur kompetensi para tenaga kerja konstruksi, sertifikasi juga akan memudahkan tenaga kerja mendapatkan pekerjaan sehingga dapat meningkatkan kesejahteraan.
Bila ada pekerja konstruksi bersertifikat yang masih kesulitan atau dipersulit dalam mencari kerja, diminta untuk melapor ke LPJK (Lembaga Pengembangan Jasa Konstruksi), yang kemudian akan melaporkan ke Kementerian PUPR. Untuk mempermudah identifikasi tenaga kerja konstruksi yang telah bersertifikat, Kementerian PUPR bersama dengan LPJK juga mengembangkan aplikasi uji sertifikasi digital.
Melalui aplikasi tersebut setiap tenaga kerja yang sudah bersertifikat dapat terlihat datanya hanya dengan menggunakan sistem barcode. Kementerian PUPR telah melakukan sertifikasi hingga sebanyak 140.000 sertifikasi tenaga kerja konstruksi dalam rangka membantu fokus pemerintah dalam meningkatkan kualitas SDM untuk membangun infrastruktur di Tanah Air.
"Selama periode Oktober 2018 sampai Maret 2019, Kementerian PUPR sudah melakukan sertifikasi terhadap 140.000 tenaga kerja konstruksi baik tenaga ahli maupun terampil," kata Dirjen Bina Konstruksi Kementerian PUPR Syarif Burhanuddin.
Program sertifikasi kompetensi tenaga konstruksi secara bertahap terus dilakukan untuk memenuhi target yang dicanangkan sebanyak 512.000 tenaga kerja bersertifikat pada tahun 2019. Kementerian PUPR selaku pembina jasa konstruksi Indonesia terus berupaya memenuhi target peningkatan jumlah tenaga kerja konstruksi bersertifikat hingga 10 kali lipat, sebagaimana yang disampaikan Presiden Joko Widodo saat memberikan Sertifikasi Tenaga Kerja Konstruksi yang digelar di JIExpo Kemayoran, Oktober 2018.



Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat Basuki Hadimuljono menyampaikan rencana pembangunan jalan tol Bawen-Yogyakarta yang sudah memasuki tahapan penetapan lokasi.
"Pembangunan tol Bawen-Yogyakarta tinggal penetapan lokasi, lagi kita usulkan ke gubernur untuk penetapan lokasinya," kata Menteri PUPR saat berada di Magelang, Kamis (4/4/2019).
Dia mengatakan hal tersebut usai menyampaikan orasi ilmiah "Pembangunan infrastruktur dalam meningkatkan daya saing di bidang investasi" pada upacara Dies Natalis ke-5 Universitas Tidar (Untidar) Magelang.
"Kalau sudah ada penetapan lokasi maka baru masuk tim appraisal untuk membebaskan lahan yang akan digunakan pembangunan jalan tol", ucap Menteri Basuki seraya menambahkan mudah-mudahan tahun ini sudah ada tender untuk tol Bawen-Yogyakarta.
Adapun rencana pembangunan jalan tol Yogyakarta-Solo, Sri Sultan Hamengku Buwono X sudah menyetujuinya. "Mudah-mudahan tahun ini sudah bisa dimulai," katanya.
Ia menyebutkan yang sudah memasuki tahapan tender saat ini adalah untuk tol Semarang-Demak.
Menyinggung akses pariwisata dari New Yogyakarta International Airport (NYIA) di Kulonprogo ke Borobudur, dia menuturkan ruas jalan di jalur tersebut akan dilebarkan, tidak ada tol di jalur tersebut.
"Akses jalan Bandara Kulonprogo ke Borobudur bukan jalan tol, tetapi jalan kabupaten sekitar 30 kilometer kita lebarkan dari lima meter menjadi tujuh meter," katanya.


Khusus di wilayah Jabar 8 yang melingkupi Kabupaten Indramayu, Kabupaten Cirebon, dan Kota Cirebon adalah beberapa daerah di Jawa Barat yang menjadi lumbung suara untuk pasangan calon presiden dan wakil presiden nomor urut 01, Joko Widodo-Ma'ruf Amin.
Wakil Ketua DPD PDI Perjuangan Jawa Barat, Ono Surono mengatakan, kekuatan partai pendukung paslon 01 kini semakin besar. Misalnya, pada Pilpres 2014 lalu, Partai Golkar mendukung pasangan Prabowo Subianto-Hatta Rajasa dengan perolehan suara 73 persen. Namun, partai pemenang 19 kursi DPRD
"Kalau dilihat dari basis dukungan jumlah perolehan suara Golkar yang ada di DPRD Indramayu misalnya, Pak Jokowi sudah punya modal 73 persen," ujar Ono di Indramayu, Jawa Barat, Rabu (3/4).
Anggota tim kampanye daerah (TKD) Jokowi-Ma'ruf Amin Jawa Barat ini menyebut jika soliditas antar partai politik pendukung bisa tetap terjaga, dia optimis 70 persen suara di Indramayu sudah pasti dikantongi oleh paslon 01. Ono justru menargetkan bisa meraih suara lebih tinggi lagi hingga 80 persen.
Optimisme ini bukannya tak berdasar, sebab 73 persen hanya dari Partai Golkar saja. Sementara perolehan dari partai PDI Perjuangan, belum masuk hitungan, di Kabupaten Cirebon pun sama, kita selalu menang. Siapapun calon dari PDI Perjuangan selalu menang.
"2014 kita menang Indramayu, 60 persen lebih dan kondisi sekarang harusnya lebih dari 60 persen," tandas Ono.


Pasangan Joko Widodo-Ma'ruf Amin lebih mewakili aspirasi umat Islam dibandingkan dengan pasangan Prabowo Subianto-Sandiaga Uno. Hal itu sesuai dengan hasil survei Indo Barometer pada 15-21 Maret di 34 provinsi.
"Dari total pemilih Islam sebesar 87,9 persen, 47,9 persen menyebutkan Jokowi-Ma'ruf mewakili aspirasi umat Islam sedangkan 28,2 persen mengaku menjawab Prabowo-Sandi mewakili aspirasi umat Islam," ujar peneliti Indo Barometer Hadi Suprapto Rusli di lokasi pemaparan hasil survei, Hotel Century, Jakarta, Selasa (2/4/2019).
Bila dibedah ke masing-masing personal, dari total pemilih muslim, sebanyak 45,5 persen umat Islam menyatakan Jokowi mewakili aspirasi umat Islam. Sedangkan 30 persen menyatakan Prabowo mewakili aspirasi umat Islam. Sementara itu 24,5 persen tak menjawab.
Dari total pemilih muslim, 55,4 persen menyatakan Ma'ruf mewakili aspirasi umat Islam. Sedangkan 24,8 persen menyatakan Sandiaga mewakili aspirasi umat Islam. Sementara itu 28,5 persen tidak menjawab. Selain itu, ada tiga partai yang dinilai paling mewakili aspirasi umat Islam yakni PKB, PKS, dan PPP.
"Tiga partai teratas yang dianggap mewakili umat Islam, yaitu PKB (24,6 persen), PKS (18,1 persen), dan PPP (17,3 persen) dalam hal mewakili aspirasi umat Islam," lanjut Hadi.



Ketua Tim Kampanye Nasional Koalisi Indonesia Kerja Joko Widodo-Ma’ruf Amin, Erick Tohir mengklaim suara Calon Presiden Joko Widodo-Ma’ruf Amin di Sumatra khususnya Sumatra Selatan sudah mulai bergerak naik. Suara Jokowi-Amin di Sumatra diyakini dapat menambah perolehan suara secara keseluruhan sehingga dapat memenangkan Jokowi-Amin di Pilpres 2019 mendatang.

Erick Tohir menjelaskan, dukungan suara di Sumatra memang jauh dibanding Jawa dan Indonesia Timur. Namun ada pergerakan yang signifikan dari wilayah Sumatera untuk Pasangan Jokowi-Amin. Erick mengatakan, jika perolehan suara di Sumsel fifty-fifty menurutnya sudah bagus. “Di Lampung, Riau, Sumsel sudah ada pergerakan yang signifikan. Kalau fifty-fifty sudah bagus (di Sumsel), tapi secara kumulatif Pak Jokowi di atas 50%,” kata Erick di Palembang, Selasa (2/4). TKN terus berupaya melakukan peningkatan elektabilitas Jokowi dengan memanfaatkan waktu kampanye terbuka yang ada semaksimal mungkin. Ia optimistis kemenangan Jokowi-Amin ini juga dilatarbelakangi adanya animo masyarakat di daerah sangat tinggi saat Jokowi hadir dan melakukan kampanye. “Capres 01 kaget dengan luapan masyarakat, misalnya saat di Sorong hampir 90% sorong itu turun ke lapangan. Partisipasi masyarakat luar biasa, ini bukan gerakan (arahan), ini hal realitas, nyata,” tegas dia.

Menjelang hari pencoblosan mereka juga terkejut banyaknya pergerakan yang mendukung pasangan calon presiden nomor 01. Seperti dukungan dari pergerakan para alumni, bahkan dukungan dari komunitas olahraga. Sangat di luar dugaan, banyak dukungan yang sudah mendeklarasikan diri mendukung capres 01.

Dirinya tidak mau berbicara angka, karena angka itu dibuat-buat, dan akan kita lihat nanti nyatanya. Dengan sudah banyaknya dukungan dari masyarakat, Erick pun mengaku mereka akan tetap fokus menyampaikan hal yang positif kepada masyarakat tanpa menyebarkan berita bohong yang saat ini banyak beredar. “Kita tetap konsisten menyampaikan fakta dan meluruskan yang fitnah atau kata yang salah, kita harus dewasa berdemokrasi,” tandasnya.

#PDIPerjuangan


Disela acara rapat internal kampanye pendukung pasangan calon 01,Jokowi-Ma'ruf, di Boyolali, Jawa Tengah, Tokoh masyarakat dari PDI Perjuangan Kabupaten Boyolali Seno Kusumoarjo mengatakan, Jokowi sejak muncul turun ke pemerintahan belum pernah kalah, dan berawal dari Wali Kota Surakarta, kemudian Gubernur DKI, dan terakhir 2014 menjadi Presiden hingga sekarang.
Hal tersebut yang membedakan Jokowi dengan calon lainnya secara politik dan demokrasi. Pak Jokowi sejak muncul pertama dalam pemerintahan hingga menjadi Presiden tidak pernah kalah. Bahkan, Jokowi selalu dimenangkan dengan jumlah suara yang cukup banyak dengan lawan poltiknya. Kendati demikian, Seno berharap sebagai warga Boyolali berperan aktif untuk menjaga kerukunan yang sudah berjalan dalam pesta demokrasi Pemilu 2019.
"Kami mengimbau masyarakat untuk tetap menjaga kerukunan, berbeda pilihan itu biasa. Dalam berdemokrasi harus tetap menjaga kerukunan di dalam masyarakat. Kerukunan di dalam negara demokrasi memang harus ada," tuturnya.
Selain itu, pihaknya juga mengimbau masyarakat jangan golput, dan mendatangan TPS untuk memberikan hak suaranya dalam Pemilu mendatang. Kualitas demokrasi dalam kaitannya dengan Pemilu baik Boyolali hingga tingkat nasional harus meningkat.
"Salah satu parameter peningkatan demokrasi itu, adalah ketika ada Pemilu tingkat kehadirannya memberikan hak suara dari tahun ke tahun naik," ujarnya.
Pemilu yang berkualitas adalah tingkat peserta yang hadir makin banyak, dan skala keabsahan suara juga makin meningkat. Rakyat juga mendapatkan kebebasan memiliki tanpa ada tekanan oleh apapun. Namun, harus diingat jika sudah diselenggarakan pesta demokrasi dan apapun hasilnya semua masyarakat harus menerima dan menghormati, serta kembali menjadi satu bangsa satu NKRI.
Jika rakyat sudah menentukan pilihannya. Hal ini, harus diterima dan dihormati. Namun, Pemilu yang terpenting rukun tetap dijaga. Indonesia sejak zaman dahulu hingga sekarang budaya kerukunan dan saling gotong-royong tetap terjaga. Pemilu Presiden 2019 diikuti dua pasangan calon yakni pasangan calon nomor urut 01 Jokowi-Ma'ruf Amin dan pasangan calon 02 Prabowo Subianto-Sandiaga Uno.


Hasto Kristiyanto yang kini menjabat Sekretaris Jenderal PDI Perjuangan, menyinggung soal 'Politik Putih' saat melakukan kampanye blusukan di lapangan Komplek Kemang Pratama, Bekasi, Jawa Barat, Minggu (31/3).
"Dengan tetesan keringat kali ini bahwa kekuatan kebenaran putih adalah kita akan memenangkan paslon 01," ujar Hasto.
Hasto juga sempat mengingatkan agar masyarakat tidak melakukan golput saat hari pencoblosan tanggal 17 April 2019 mendatang. Dia menegaskan, ikut berpartisipasi saat pemilihan merupakan salah satu bentuk tanggung jawab dan kewajiban masyarakat dalam menentukan masa depan bangsa.
"Kalau kita sebagai warga negara sering menuntut hak kita, jangan lupa tanggung jawab dan kewajiban kita untuk hanya dalam waktu 5 menit untuk mencoblos. Kita ajak untuk tidak golput sebagai tanggung jawab kewajiban warga negara," ucap Hasto.
Sekretaris tim kampanye nasional (TKN) Jokowi-Ma'ruf Amin ini mengingatkan untuk datang ke TPS dengan menggenakan baju putih seperti yang diinstruksikan paslon 01.
"Sekali lagi jangan lupa 17 april 2019 mencoblos dengan mengenakan baju putih sebagai simbol poltik bersih, berkeadaban, turun ke bawah, sebagai simbol pembangunan SDM, maka kita akan datang bersama-sama, jangan lupa kita coblos nomor 01," imbuhnya.
Nampak hadir kader dan simpatisan dari beberapa partai politik Kolisi Indonesia Kerja (KIK) seperti Golkar, Nasdem, PPP, dan PKB dengan membawa dan mengenakan atribut partainya masing-masing.
"Karena itu kami datang bersama seluruh caleg dari partai KIK. Karena dengan adanya PDI Perjuangan, Golkar, PKB, NASDEM, PPP, Hanura, Perindo, PKPI, PSI, PBB dan yang lain, kami percaya kekuatan Pak Jokowi akan mampu membentuk pemerintahan yang efektif dan solid menyelesaikan persoalam bangsa," tandasnya.


Komitmen Jokowi tidak perlu diragukan dalam mengawal Pancasila sebagai dasar negara. Pernyataan ini menanggapi tema debat keempat yang berlangsung hari ini Sabtu 30/3. Tema yang bakal diangkat yakni soal ideologi, pemerintah, pertahanan, keamanan dan hubungan internasional.
"Keberanian Jokowi untuk membendung ideologi-ideologi transnasional yang menjadi anti-thesa terhadap Pancasila, seperti membubarkan organisasi misalnya HTI merupakan contoh konkrit sikap Jokowi yang tegas dalam mengawal ideologi Pancasila," tegas Ketua DPP PDI Perjuangan, Andreas Hugo Pareira menegaskan
Andeas mengambahkan, yang dibutuhkan kedepan di samping membendung, juga pemerintah memfasilitasi proses pembumian Pancasila sebagai landasan filosofi dan sebagai pandangan hidup berbangsa dan bernegara. Ini harus muncul dalam program-program pemerintahan 5 tahun ke depan.
Dalam bidang pemerintahan, Jokowi tentu telah membangun pemerintahan yang efektif, koordinasi antar instansi instansi pemerintah, birokrasi yang efektif dengan semangat pelayanan publik harus menjadi fokus. Lebih dari itu rakyat pasti ingin mengetahui program konkrit apa yang akan dilakukan Jokowi untuk membangun pemerintahan yang bersih dari Korupsi, Kolusi dan Nepotisme.
Dalam bidang pertahanan dan keamanan, menurut dia, Jokowi telah membangun TNI yang profesional, terlatih didukung oleh Alutsista yang memadai di tiga matra, yakni darat, laut dan udara menjadi perhatian utamanya. Sementara aspek non military security yang menjadi wilayah tugas kepolisian akan terus ditingkatkan.
"Kemampuan Densus 88 dalam mengatasi terorisme dan BNN dalam penanggulangan ancaman narkoba perlu semakin ditingkatkan. karena dua aspek keamanan ini merupalan non military security threath paling serius yang kita hadapi saat ini," tegasnya.
Sedangkan pada bidang hubungan internasional, politik luar negeri Indonesia yang bebas aktif dengan peningkatan peran untuk melayani misi pembangunan dalam negeri akan terus semakin ditingkatkan. Peningkatan peran politik luar negeri dalam 4,5 tahun terakhir baik di kawasan misalnya dalam pemanganan kasus Rohingnya, maupun keberhasilan diplomasi menggolkan Indonesia menjadi angota tidak tetap DK PBB merupakan contoh puncak-puncak keberhasilan politik luar negeri pemerintahan Jokowi 2014-2019.
"Perwakilan-perwakilan luar negeri kita harus menjadi agent of diplomacy dan agent of foreign trade and investment Perlindungan WNI harus lebih baik," kata Andreas.


Anggota DPR RI Ono Surono mengatakan seluruh bantuan pemerintah harus benar-benar diawasi dan dijaga bersama-sama agar bisa dimanfaatkan dengan baik oleh seluruh petani di pelosok Kabupaten Cirebon.
"Saya minta kepada petani pastikan semua bantuan merata ke seluruh petani. Oleh karena itu, mari kita bergerak bersama untuk mewujudkan kedaulatan pangan," ujarnya, Kamis (28/3).
Dalam acara apresiasi dan singkronisasi ini, Kementan menyalurkan berbagai bantuan untuk mendukung dan meningkatkan jumlah produksi di Kabupaten Cirebon. Tak tanggung-tanggung, bantuan yang diberikan nilainya mencapai Rp 27 miliar, baik berupa benih unggul hingga alat mesin pertanian (alsintan).
Mentan Andi Amran Sulaiman mengajakan masyarakat untuk menebar bibit unggul yang diberikan pemerintah, sebab bantuan itu merupakan upaya dan solusi permanen untuk meningkatkan pendapatan dan kesejahteraan masyarakat setempat.
"Hari ini kita bawa 340 ribu ekor ayam untuk petani, santri, dan masyarakat di Cirebon. Kemudian ada juga 3.000 bibit mangga. Ada juga benih padi, traktor dan dryer," ujarnya.
"Kami sudah membuka akses agar santri mendapat program Kementan. Tahun ini, ada satu juta ayam khusus untuk pesantren, atau 500 ayam untuk setiap pesantren, berikut kandang, pakan dan vaksin selama 6 bulan," tambahnya.
Seluruh bantuan tersebut diharapkan mampu mendongkrak peningkatan sektor pertanian di Cirebon. Apalagi, kata dia, wilayah Cirebon memiliki banyak potensi terhadap kecukupan pangan nasional.
"Jawa Barat adalah lumbung pangan dan pemberi pangan Indonesia. Tapi ingat, Cirebon juga penentu pangan Jawa Barat dan Indonesia," katanya.
PJ Bupati Cirebon Dicky Saromi juga menyampaikan terima kasih atas semua perhatian dan bantuan dari Kementan. Kata dia, bantuan ini berhasil mewarnai dan menyumbang kontribusi terhadap pangan Indonesia.
"Memang betul saat ini keberadaan sektor pertanian sangat mewarnai, tidak hanya untuk kabupaten Cirebon saja, tetapi untuk semua wilayah Indonesia. Kita harapkan semuanya bermanfaat bagi petani dan peternak, khususnya santri yang hadir dari 30 ponpes," tuturnya.
Adalah Marwan, salah satu petani penerima bantuan Kementerian Pertanian (Kementan) terlihat sumringah setelah mendapat 50 ekor bibit ayam untuk dikembangbiakan. Marwan merasa senang karena bibit ayam ini menjadi harapan dan tumpuan perekonomiannya.
"Saya bersyukur karena diberi kesempatan untuk mengembangkan bantuan ayam dari pemerintah," katanya saat menghadiri Apresiasi dan Singkronisasi Pertanian Modern, Maju dan Lestari, Petani Kabupaten Cirebon Sejahtera di GOR Ranggajati, Kamis.
Marwan menuturkan, bantuan ini diharapkan menjadi titik awal untuk mewujudkan cita-citanya menjadi peternak besar. Meski butuh usaha dan kerja keras, namun proses itu tetap akan ia tempuh sebagai wujud dari semangat yang terus menggebu.
"Seperti yang dikatakan Pak Menteri (Mentan Andi Amran Sulaiman), bahwa kita kalau mau sukses harus bangun pukul 04.00 WIB subuh dan pulang pukul 11.00 WIB malam. Nah, saya masih punya semangat itu," ucapnya.



Saat kampanye rapat terbuka di Qubu Resor di Sungai Raya, Kabupaten Kubu Raya, Kalimantan Barat, Rabu (27/3), calon presiden nomor urut 01 Joko Widodo mengajak masyarakat membandingkan pembangunan kawasan perbatasan saat ini dan masa sebelumnya.
"Saya ke Kalbar sudah 10 kali, yang lain paling banyak tiga kali, dan coba bandingkan kemajuan pembangunan Entikong (Kabupaten Sanggau), Nanga Badau (Kabupaten Kapuas Hulu), dan Aruk," kata Joko Widodo.
Ia menjelaskan, jalan-jalan maupun perbatasan Indonesia-Malaysia di wilayah Kalbar, saat ini sudah mulus dan bagus. Dalam kesempatan itu, Jokowi juga menyinggung rencana pembangunan tol mulai dari Kota Pontianak hingga ke Kota Singkawang.
"Dalam waktu dekat tim segera akan melihat terkait rencana pembangunan tol tersebut, dan akan membuat FS (feasibility study) sehingga segera diputuskan," ungkapnya.
Kemudian, menurutnya, juga akan mengkaji rencana pembangunan jembatan Sambas besar yang juga mendesak dibangun itu.
"Akan segera dikerjakan pembangunan jembatan tersebut, dan Pelabuhan Kijing yang ditargetkan tahun ini selesai, sehingga akan mendukung mobilisasi angkutan barang baik dari Kalbar maupun sebaliknya, ke luar Kalbar, katanya.
"Pembangunan tersebut biar adil, sehingga keadilan sosial bagi seluruh rakyat Indonesia bisa terwujud," sambung Jokowi, disambut suara riuh rendah ribuan massa yang hadir dalam kampanye tersebut.


Rokhmin Dahuri mengapresiasi antusiasme masyarakat dalam kampanye terbuka calon presiden Joko Widodo di Lapangan Bukit Gelanggang Kota Dumai, Riau, Selasa (26/3). Ketua DPD PDI Perjuangan Provinsi Riau yang juga merupakan Ketua DPP PDI Perjuangan bidang Maritim mengaku bangga dan terharu dengan masyarakat yang menunggu kedatangan Jokowi hingga kegiatan kampanye selesai.
"Terimakasih kepada warga masyarakat Dumai dan sekitarnya yang sejak siang hari sudah duluan datang ke lapangan terbuka dengan berpanas-panasan, menunggu kedatangan Pak Jokowi dari selesai kampanyenya di Aceh. Termasuk kepada warga masyarakat dari kabupaten dan kota sekitar Kota Dumai yang juga jauh-jauh datang, untuk menghadiri kampanye akbar Pak Jokowi, disampaikan juga terimakasihnya," katanya.
Antusiasme masyarakat Dumai tersebut menandakan kebanggaan warga masyarakat yang merasa terhormat atas kehadiran Jokowi yang datang didampingi istrinya Iriana Jokowi. Kehadiran Jokowi mengukir sejarah baru buat warga masyarakat Dumai. Pasalnya baru untuk pertama kalinya ada Capres yang kampanye akbar di Dumai Kehadiran Jokowi diharapkan dapat mendongkrak suara di Provinsi Riau hingga tembus diatas 50 persen.
"Insyaallah suara pasangan calon Jokowi-Ma’ruf Amin di Dumai khususnya dan di Riau pada umumnya, mendapatkan raihan suara bisa mencapai diatas 50 persen. Sebab antusias warga masyarakat di Kota Dumai yang berada di tepi pantai timur Sumatera itu, bisa terlihat dari Lapangan Bukit Gelanggang yang disesaki masa pendukung Jokowi-Ma’ruf", jelasnya.
Dumai merupakan kota yang cukup penting untuk didatangi. Salah satunya dengan adanya Blok Rokan. Blok Rokan yang merupakan wilayah eksplorasi dengan produksi minyak 26 persen dari total produksi minyak nasional itu terletak di Dumai. Blok Rokan sendiri sepenuhnya akan dikelola oleh PT Pertamina (Persero) dari Chevron Pasific Indonesia (CPI) asal Amerika Serikat (AS) sekian lamanya.
"Begitu baiknya Pak Jokowi, sampai-sampai soal Blok Rokan disampaikan juga dalam orasi kampanyenya. Itu sebab saya mengajak orang baik pilihlah orang baik untuk kembali memimpin negeri ini. Warga masyarakat Dumai dan sekitarnya bisa ditingkatkan kesejahteraannya. Salah satunya dengan adanya keputusan Blok Rokan tidak lagi dikelola perusahaan asing karena habis masa kontraknya ditahun 2021, akan punya dampak signifikan bagi pergerakan roda perekonomian di Kota Dumai dan sekitarnya di Provinsi Riau," paparnya.



Direktur Riset Vox Populi Research Center Dika Moehamad dalam siaran pers resminya mengatakan, PDI Perjuangan menjadi partai dengan elektabilitas tertinggi dalam Pemilu 2019 ini. Hal tersebut terungkap dalam survei Vox Populi Research Center yang dirilis ke publik pada Senin (25/3) ini.

“Elektabilitas PDI Perjuangan sebesar 26,8 persen. Di urutan kedua ada Gerindra dengan 15,1 persen dan yang ketiga yakni Golkar dengan 10,2 persen,” ujarnya.

Posisi PDI Perjuangan, Gerindra dan Golkar disusul oleh Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) meraih elektabilitas 7,1 persen, Partai Demokrat 5,3 persen dan Partai Nasional Demokrat (Nasdem) meraih 4,3 persen.

Dengan ambang batas suara parlemen sebesar 4 persen, berdasarkan hasil survei ini, beberapa partai diperkirakan tidak lolos ambang batas tersebut. Partai yang dimaksud, yakni Partai Amanat Nasional (PAN) sebesar 3,9 persen, Partai Solidaritas Indonesia (PSI) sebesar 3,7 persen dan Partai Keadilan Sejahtera (PKS) sebesar 3,4 persen.

Selanjutnya, ada pula Partai Persatuan Pembangunan (PPP) sebesar 2,9 persen, Partai Indonesia Raya (Perindo) sebesar 1,8 persen, Partai Hati Nurani Rakyat (Hanura) sebesar 1,1 persen dan Partai Berkarya sebesar 0,9 persen. Dari total 1.200 responden survei, sebanyak 12,4 persen di antaranya memilih tidak tahu/ tidak menjawab.

Dika menambahkan, tingginya elektabilitas PDI Perjuangan disebabkan efek ekor jas dari calon presiden yang mereka usung, yakni Joko Widodo (Jokowi). Partai diuntungkan oleh faktor Jokowi sebagai capres petahana .

Selain dari pada itu, elektabilitas PDI Perjuangan itu didapat dari faktor kepuasan publik terhadap kinerja Jokowi di pemerintahan. Jokowi diasosiasikan sebagai representasi dari PDI Perjuangan.



Calon Presiden nomor urut 01 Joko Widodo memberikan orasi politiknya di acara kampanye terbuka di Lapangan Ciceri, Serang, Banten. Jokowi mengajak masyarakat Banten untuk memilih yang berbaju putih.
Massa menyambut ajakan Jokowi itu sengan serentak mengatakan Jokowi menang secara berulang-ulang. Dengan serentak massa pun juga terlihat mengibarkan bendera-bendera partai koalisi Jokowi-Ma'ruf Amin.
"Hari Rabu Tanggal 17 April jangan lupa ajak teman-teman kita, saudara kita untuk memilih yang baju putih, pilih yang bajunya putih karena putih adalah kita. Udah jelas semuanya, jelas semuanya," kata Jokowi dalam orasinya di Lapangan Ciceri, Serang, Banten, Minggu (24/3/2019).
Selain itu, dalam kesempatan itu Jokowi mensosialisasikan program-programnya. Seperti tiga kartu andalannya ikut disosialisasikan oleh Jokowi.
"Ada namanya kartu pra-kerja itu untuk anak-anak kita akan dilatih, dilakukan training baik dalam negeri dengan jumlah besar. Untuk apa? Agar anak-anak kita semuanya bisa bekerja," kata Jokowi.
Jokowi mengatakan bahwa kuncinya adalah di pelatihan atau taraining, dan jika masih belum dapat kerja nanti akan diberikan insentif honor dari kartu itu, namun terdapat batasan waktunya.
Jokowi juga mempraktikkan cara memilih presiden di tempat pemungutan suara (TPS). Ia memilih dirinya sendiri dan mensimulasikan mencoblos serta memasukan ke kotak suara.




Ketua Tim kampanye nasional (TKN) Joko Widodo-Ma’ruf Amin, Erick Thohir mengapresiasi kampanye terbuka pertama yang digelar oleh Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDI Perjuangan). yang dilaksanakan di Lapangan Alun-alun Kota Tangerang.

“Saya rasa hari ini bagus, partai koalisi PDI Perjuangan sudah buka kampanye yang baik. Dan hari ini langsung diteruskan ke alun-alun (di daerah) Ciceri,” ujar Erick Thohir kepada wartawan di Lapangan Alun-alun Kota Tangerang, Minggu (24/3).

Erick mengatakan, selain untuk menaikan sura untuk paslon jagoannya, Banten terpilih sebagai lokasi pertama kampanye terbuka karena daerah itu merupakan tempat kelahiran cawapres 01, Ma’ruf Amin.

“Karena memang pasangan kami K.H. Ma’ruf Amin dari Banten, jadi kita tentu menunjukkan komitmen beliau kepada Banten yang selama ini daerah-daerah yang luar biasa pembangunannya, dan ini kota terdekat dari Jakarta dan perlu disapa,” kata Erick.

Erick meyakini jika kini suara di Banten dan Jawa Barat sudah mulai baik, ke depannya dengan adanya kampanye terbuka, dia berharap dapat menambah suara, daerah lain pun sama pentingnya untuk disapa dan datangi. Sebab, hal tersebut sejalan dengan komitmen Jokowi-Ma’ruf Amin tentang Indonesia sentris.

“Ya semua daerah penting. Karena filosofi beliau sendiri kan itu fokusnya itu seluruh daerah tidak per daerah. Seluruh daerah harus disapa, kan pembangunan Indonesia itu Indonesiasentris bukan provinsisentris,” papar Erick.

Sementara itu, Sekretaris Jenderal PDI Perjuangan, Hasto Kristiyanto mengatakan Erick biasa datang ke acara yang diselenggarakan oleh partai politik dan relawan pendukung Jokowi-Ma’ruf. Hal itu dilakukannya demi terus menggelorakan semangat juang. Hasto memuji juga Erick yang selalu tampil dengan wajah cerah.

“Berbeda dengan ketua Tim pemenangan yang di sana,” imbuhnya.

#PDIPerjuangan 


Alumni 101 Perguruan Tinggi Swasta (PTS) Se-Jabodetabek mendeklarasikan dukungan untuk capres-cawapres Joko Widodo (Jokowi)-Ma'ruf Amin. Perwakilan deklarator Novi Noer Alie di Tennis Indoor, Gelora Bung Karno, Senayan, Jakarta Pusat mengatakan Indonesia perlahan mulai mengalami peningkatan, baik secara hukum, ekonomi, politik, dan kehidupan bernegara
"Semenjak berakhirnya pemerintahan Orde Baru dan bergulirnya reformasi, Indonesia perlahan mulai mengalami peningkatan, baik secara hukum, ekonomi, politik, dan kehidupan bernegara, beragama, serta menyampaikan pendapat," ujarnya , Jumat (22/3/2019).
Pembangunan daerah masih harus dilanjutkan pada masa pemerintahan Jokowi, pembangunan dari wilayah perbatasan dilaksanakan, seperti di wilayah timur Indonesia. Pemberlakuan tol dan kebijakan satu harga. Kemiskinan dapat ditekan di angka 9 persen, inflasi terjaga di kisaran 3 persen, ketimpangan dipersempit dengan indeks Gini ratio 0,3, dan ketersediaan lapangan pekerjaan dibuka selebar-lebarnya.
"Pada pemerintahan Jokowi juga ketimpangan penguasaan tanah dapat ditekan. Presiden Jokowi fokus untuk menjalankan reforma agraria dan perhutanan sosial dengan mendistribusikan tanah kepada petani. Program ini perkuat dengan Perpres Nomor 88 Tahun 2017 tentang Penyelesaian Penguasaan Tanah dalam Kawasan Hutan dan Perpres Nomor 86 Tahun 2018 tentang Reforma Agraria," kata dia.
Selain itu, dijelaskan mengenai penegakan hukum di era Jokowi. Pemerintah disebut mendukung penuh penegak hukum melakukan pemberantasan korupsi tanpa pandang bulu.
"Namun keberhasilan-keberhasilan itu belum semuanya tuntas ditunaikan. Presiden Jokowi membutuhkan satu periode lagi untuk mengantar bangsa ini menuju Indonesia yang sejahtera. Oleh karena itu, Alumni 101 Perguruan Tinggi Swasta Se-Jabodetabek mendeklarasikan memilih dan memenangkan pasangan calon presiden dan wakil presiden nomor urut 01 Joko Widodo-Ma'ruf Amin dalam Pilpres 2019 ini," tegas Novi.



Tokoh muda PDI Perjuangan Zuhairi Misrawi mengatakan Presiden Jokowi merupakan figur inspiratif bagi kaum santri yang terjun ke dunia politik, karena Jokowi tetap mempertahankan kesederhanaan di dunia politik yang penuh godaan. “Pak Jokowi menjadi inspirasi bagi kami kaum santri, bahwa jangan tinggalkan gaya hidup sederhana dalam bidang apapun, khususnya di politik,” kata Zuhairi dalam diskusi Opapaci Forum bertajuk “Inspirasi Nilai Agama dalam Politik” di Jakarta, Kamis (21/3). Gaya hidup sederhana itu akan membuat kaum santri bertahan lama dalam dunia politik. Karena dengan hidup sederhana, kaum santri tak akan tergoda untuk melakukan perbuatan tercela seperti korupsi. Ia juga mengatakan jangan tinggalkan gaya hidup sederhana, seperti yang sudah ditunjukkan Pak Jokowi.

Selain hidup sederhana, Zuhairi mengatakan hal lain yang harus dilakukan kaum santri dalam politik adalah berpihak pada kaum lemah atau Mustadh’afin. Seperti yang dikatakan Gus Dur, bahwa prinsip terpenting dalam politik adalah berjuang untuk keselamatan umum.



Peringatan Hari Air Dunia pada 2019 ini mengangkat tema internasional "Leaving No One Behind" yang diadaptasi dalam tema Indonesia "Semua Harus Mendapatkan Akses Air". Karena kekurangan atau kelebihan air kerap terjadinya bencana terkait hidrometeorologi serta rendahnya kualitas air akibat pencemaran menjadi tantangan yang perlu diatasi bersama oleh pemerintah pusat, pemda dan masyarakat.
Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) Basuki Hadimuljono mengajak generasi milenial untuk menjaga sumber air Nusantara sebab kerap terjadi fenomena kekurangan air pada musim kemarau dan kelebihan air pada musim hujan di berbagai daerah.
"Saya titip pesan kepada semua untuk melakukan kampanye dari pintu ke pintu untuk meningkatkan kesadaran akan bahaya air atau daya rusak air apabila lingkungan tidak dijaga. Kalau lingkungan dan air dirawat dengan tidak baik bisa menjadi 'musuh' tetapi kalau dirawat dengan baik akan menjadi 'kawan'," ujarnya.
Peristiwa banjir bandang di Sentani, Papua baru-baru ini yang mengakibatkan korban jiwa dan ribuan orang mengungsi, salah satu penyebabnya adalah perilaku dari manusia. Sebelumnya, Menteri Kelautan dan Perikanan Susi Pudjiastuti menyatakan bahwa generasi muda memegang peranan penting untuk menjaga laut Nusantara yang selama empat tahun terakhir ini telah meningkat stok ikannya karena kebijakan tegas pemerintah memberantas pencurian ikan.
"Pencapaian ini tak akan bertahan lama jika generasi muda tak ikut mengawal kebijakan pemerintah dalam menjaga sumber daya ikan sebagai sumber daya yang dapat diperbaharui," kata Menteri Susi dalam silaturahim dengan sekitar 200 Warga Negara Indonesia yang ada di Uni Emirat Arab (UEA). Acara tersebut digelar di Wisma Kedutaan Besar RI Abu Dhabi, 6 Maret 2019 malam.
Dalam kesempatan tersebut, Menteri Susi juga mengaku terinspirasi dengan menteri-menteri di negara UEA tersebut yang rata-rata masih berusia muda, terdidik dengan baik, dan memiliki intelektual yang luar biasa. Dirinya berharap, suatu saat nanti Indonesia bisa dipimpin oleh generasi muda yang bisa membawa suasana baru bagi pemerintahan.
Menteri Susi juga mengingatkan bahwa sumber daya perikanan di Tanah Air adalah penting seiring dengan semakin meningkatnya populasi Indonesia. Bertambahnya penduduk Indonesia membutuhkan semakin banyak bahan pangan khususnya sumber protein. Perairan Indonesia juga perlu dijaga dengan baik karena telah menjadi jalur transportasi dan logistik barang, energi, kegiatan ekonomi, sosial, dan pertahanan dunia.


Survei Saiful Mujani Research and Consulting (SMRC) merilis hasil survei terkait elektabilitas (tingkat keterpilihan) paslon Jokowi-Ma'ruf Amin vs Prabowo-Sandiaga Uno di Banten, yang dilakukan pada periode 27 Februari-8 Maret di 8 kabupaten dan kota di Banten. Menunjukkan Jokowi unggul tipis dari Prabowo.
SMRC mengambil sampel sebanyak 1.620 responden yang mempunyai hak pilih dan sudah menikah. Metode survei yang digunakan adalah multistage random sampling. Survei memiliki margin error ± 2,5% pada tingkat kepercayaan 95 persen. Hasilnya, elektabilitas pasangan Jokowi-Ma'ruf sebesar 43,2 persen. Sedangkan Prabowo-Sandiaga memiliki tingkat keterpilihan sebesar 41,7 persen.
"Artinya elektabilitas keduanya sangat ketat. Hanya selisih 1 persen. Karena itu kita tidak bisa memastikan elektabilitas mana yang lebih kuat. Tidak bisa dipastikan mana yang lebih unggul," kata Diretur Riset SMRC Deny Irfani dalam jumpa pers di Kota Serang, Banten, Senin (18/3/2019).
Hasil survei menunjukkan bahwa ada 15,1 persen yang belum menentukan pilihan paslon yang akan dipilih. Namun, sambung Deny, ada 12 persen suara warga Banten yang menyatakan masih bisa memungkinkan untuk mengubah pilihan.



Calon wakil presiden nomor urut 01 KH Ma'ruf Amin mengatakan sebagai kader NU, kapanpun dibutuhkan akan selalu hadir dan bertemu rakyat. Beiau juga berpesan agar warga Nahdlatul Ulama tidak pernah lelah menjaga Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI).
"Mari menjaganya dengan cara berdoa kepada Allah SWT, meminta agar NKRI tetap dijaga dari yang akan merubah dasar negara," ujarnya di sela menghadiri peringatan Harlah Ke-93 NU di Lapangan Gelora Joko Samudro Gresik, Jawa Timur, Senin (18/3).
Beliau memang capek, tapi sebagai kader NU dan kalau NU memerlukan, dirinya akan selalu siap hadir. Selain itu, pasangan calon presiden Joko Widodo tersebut meminta doa dan dukungan dari masyarakat, khususnya warga Gresik agar pada Pemilihan Presiden 2019 terpilih memimpin bangsa ini.
Kiai Ma'ruf mengimbau agar tidak mudah termakan informasi hoaks atau kabar bohong yang imbasnya menyesatkan, termasuk harus mencari tahu terlebih dahulu tentang kebenaran berita tersebut. Ketua PWNU KH Marzuki Mustamar mengatakan apabila Indonesia ke depan dipimpin Jokowi bersama Ma'ruf Amin maka masyarakatnya akan selalu aman serta nyaman.
"Sebab bersama Kiai Maruf Amin, tahlilan aman, muludan aman, serta tradisi NU lainnya juga aman. Karena itu negara ini harus dipimpin oleh ulama Ahlussunah wal jamaah (Aswaja), " katanya.


Dalam debat ketiga di Hotel Sultan Jakarta tadi malam, Calon Wakil Presiden (Cawapres) nomor urut 01 Kiai Haji Ma'ruf Amin menilai pemerintah saat ini telah memberikan pelayanan kesehatan yang baik bagi masyarakat Indonesia. Beliau menyebut, JKN (Jaminan Kesehatan Nasional) berupa BPJS dan Kartu Indonesia Sehat (KIS) merupakan asuransi terbesar di dunia.
"Pemerintah melalui JKN-KIS telah melakukan langkah-langkah besar yang inovatif. Melalui JKN-KIS ini kita telah melakukan upaya asuransi sosial yang besar bahkan mencapai 215 juta," ungkap Ma'ruf saat Debat Cawapres, Minggu (17/3).
Ma'ruf menjelaskan, sebanyak 96,8 juta orang merupakan penerima KIS alias menerima biaya iuran kesehatan dari pemerintah. Dengan demikian, sebenarnya pemerintah telah melakukan langkah besar dalam rangka memberikan pelayanan dengan harga murah.
Jika dirinya dan Jokowi terpilih sebagai Presiden dan Wakil Presiden periode 2019-2024 maka pihaknya akan melakukan peningkatkan program-program kesehatan dan pusat-pusat kesehatan di seluruh Indonesia.
"Untuk terus maximize utility atau takzim memperbesar manfaat menambah manfaat, kami akan terus tingkatkan layanan dengan dirikan pusat-pusat kesehatan yang mudah dijangkau masyarakat, layanan lebih baik, penyediaan obat yang cukup," ujarnya.
"Dengan demikian, kami harus meningkatkan layanan ke depan sampai kepada pelayanan yang sempurna," sambungnya.



Presiden Joko Widodo mengingatkan masyarakat banyak kabar bohong alias hoaks dan fitnah tumbuh subur menjelang pemilihan presiden (Pilpres) 2019. Beliau meminta masyarakat tak begitu saja percaya dengan hoaks dan fitnah yang disebarkan pihak-pihak tak bertanggung jawab.
Karena Indonesia adalah negara dengan penduduk muslim terbesar di dunia, dan pemerintah tidak mungkin melarang dikumandangkannya azan, pendidikan agama dihapus, apalagi melegalkan perkawinan sejenis.
Jokowi menyampaikan hal itu saat menyerahkan 2.500 sertifikat tanah gratis ke warga Bangka Belitung, di GOR Sahabudin, Pangkalpinang, Kamis (14/3).
Jokowi mencontohkan sejumlah hoaks dan fitnah baru yang muncul jelang pemungutan suara, di antaranya soal pelarangan azan, penghapusan pelajaran pendidikan agama, hingga melegalkan pernikahan sejenis.
Menurut Jokowi, hal tersebut tak mungkin dilakukan oleh pemerintah mengingat Indonesia merupakan negara dengan penduduk islam terbesar di dunia. Selain itu Indonesia juga memiliki norma-norma yang berlaku di tengah masyarakat.
"Mau siapa pun presidennya enggak mungkin berani melakukan itu (melarang azan, menghapus pendidikan agama, dan melegalkan pernikahan sejenis)," kata Jokowi.
Calon presiden petahana itu mengajak seluruh masyarakat tak termakan dengan isu-isu yang tak masuk akal itu. Jokowi juga meminta isu tersebut mempengaruhi masyarakat untuk menggunakan suaranya dalam pesta demokrasi lima tahunan.
"Jangan sampai karena kabar fitnah, karena kabar hoaks, karena kabar-kabar bohong kita jadi tterpengaruh dan meresahkan kita semuanya," ujarnya.
Masyarakat harus memakai pikiran dan hati nurani bila ingin memilih calon pemimpin, baik itu pada pemilihan bupati, wali kota, gubernur, maupun presiden. Jokowi turut mengingatkan masyarakat agar tak terpecah belah karena perbedaan pilihan.
"Jangan sampai karena pilihan bupati, karena pilihan wali kota, karena pilihan gubernur, karena pilihan presiden itu tidak merasa sebagai saudara sebangsa setanah air lagi," kata Jokowi.

Author Name

Formulir Kontak

Nama

Email *

Pesan *

Diberdayakan oleh Blogger.